4-Phenylimidazole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Senyawa ini memiliki struktur yang kompleks, terdiri dari cincin imidazol yang dihubungkan dengan gugus fenil. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis, seperti obat-obatan atau bahan kimia industri. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 4-Phenylimidazole menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik.
4-Phenylimidazole memiliki sifat kimia yang khas, termasuk kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lainnya. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan berbentuk padat, dengan daya larut yang berbeda tergantung pada pelarut yang digunakan. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam proses sintesis yang membutuhkan stabilitas kimia tinggi.
Di laboratorium Indonesia, 4-Phenylimidazole sering digunakan dalam penelitian kimia organik dan farmakologi. Senyawa ini menjadi bahan penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis. Karena ketersediaannya yang cukup dan kualitasnya yang baik, senyawa ini sangat diminati oleh peneliti dan industri kimia di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi kimia organik dalam penelitian farmakologi
- Pembuatan bahan kimia industri dengan struktur kompleks
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dan struktur molekul
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 670-95-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
4-Phenylimidazole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Dalam penanganan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dianggap sebagai bahan kimia yang berpotensi berbahaya jika tidak ditangani dengan benar.
- Hallows dkk. (1994). Steric interactions in 2‐substituted imidazoles. The molecular structure of 1‐methyl‐2‐phenylimidazole and 1‐methyl‐4‐phenylimidazole. Journal of Heterocyclic Chemistry doi:10.1002/jhet.5570310435
- Iftikhar dkk. (2014). SYNTHESIS AND PHARMACOLOGICAL EVALUATION OF CERTAIN NOVEL OXADIAZOLE DERIVATIVES CONTAINING SUBSTITUTED PHENYLIMIDAZOLE MOIETY. Journal of Pharmaceutical & Scientific Innovation doi:10.7897/2277-4572.031115
- Pastor dkk. (2009). Bioactive N-Phenylimidazole Derivatives. Current Chemical Biology doi:10.2174/2212796810903010065
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
