4-Methyl-2-phenylimidazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk membangun struktur heterosiklik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam sintesis senyawa organik, terutama dalam pembuatan senyawa dengan struktur imidazol yang memiliki aktivitas biologis. Sebagai salah satu komponen utama dalam reaksi kimia, senyawa ini berperan sebagai donor elektron atau sebagai bagian dari struktur molekul yang lebih besar.
Karakteristik utama dari 4-Methyl-2-phenylimidazole termasuk kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional lainnya, menjadikannya sangat fleksibel dalam berbagai reaksi kimia. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa kompleks. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas kimia yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penyimpanan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa bioaktif. Bahan ini juga ditemukan dalam penelitian kimia industri dan analisis kimia untuk pengembangan produk baru. Karena kehandalannya, senyawa ini menjadi bagian penting dari inventaris bahan kimia di berbagai laboratorium di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Ligands 2025-12-01 · hal. 11
- Sintesis senyawa bioaktif untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan senyawa heterosiklik dalam penelitian kimia organik
- Reaksi kimia untuk membangun struktur molekul kompleks
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru
- Penelitian dalam bidang farmakologi dan kimia medisinal
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 827-43-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Methyl-2-phenylimidazole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan kimia, dengan tutup yang kedap udara. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta hindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihandle dengan hati-hati untuk mencegah kontaminasi dan kecelakaan di laboratorium.
—
