Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1875-88-3

2-(4-Chlorophenyl)ethanol TCI C2233

2-(4-Chlorophenyl)ethanol TCI C2233
Harga reguler Rp 557.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 557.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

=====PRODUK 1=====

2-(4-Chlorophenyl)ethanol dengan nomor CAS 1875-88-3 adalah senyawa organik antara (intermediate) yang termasuk golongan alkohol aromatik, tepatnya turunan feniletanol yang memiliki atom klorin pada posisi para cincin benzena. Dalam praktik laboratorium, senyawa ini berperan sebagai building block atau blok bangunan sintesis, yaitu bahan awal yang diubah melalui berbagai reaksi kimia menjadi molekul yang lebih kompleks dan bernilai guna. Senyawa ini kerap digunakan dalam sintesis senyawa farmasi, agrokimia, serta senyawa aktif biologis lainnya karena gugus hidroksilnya yang reaktif dan cincin aromatiknya yang stabil. Di laboratorium kimia organik, senyawa ini menjadi bahan baku untuk reaksi esterifikasi, eterifikasi, oksidasi, maupun reaksi substitusi yang memerlukan kerangka 4-klorofenil. Dengan demikian, keberadaan senyawa ini sangat membantu peneliti dalam merancang jalur sintesis yang efisien dan terarah dari tahap skrining awal hingga optimasi produk akhir.

Keunggulan utama 2-(4-Chlorophenyl)ethanol sebagai bahan kimia laboratorium terletak pada kemurniannya yang terjaga dan konsistensi mutunya yang dijamin oleh produsen, sehingga hasil reaksi menjadi lebih dapat direproduksi. Senyawa ini memiliki gugus hidroksil primer yang reaktif, sehingga mudah dimodifikasi menjadi ester, eter, halida, atau aldehida sesuai kebutuhan sintesis. Keberadaan atom klorin pada cincin benzena memberikan reaktivitas tambahan untuk reaksi substitusi aromatik maupun reaksi kopling yang melibatkan katalis logam transisi. Selain itu, senyawa ini relatif stabil pada kondisi penyimpanan yang tepat, mudah ditimbang dan ditangani karena berbentuk cair, serta kompatibel dengan berbagai pelarut organik yang umum digunakan di laboratorium. Kombinasi antara reaktivitas, kemudahan penanganan, dan ketersediaan dalam kemasan analitis menjadikan senyawa ini pilihan praktis bagi laboratorium riset maupun pendidikan.

Di Indonesia, senyawa ini banyak dimanfaatkan di laboratorium kimia organik perguruan tinggi, lembaga penelitian, serta industri kimia dan farmasi yang mengembangkan bahan aktif obat. Peneliti Indonesia yang mengkaji senyawa turunan feniletanol, misalnya untuk kandidat obat antimikroba, antiinflamasi, atau penghambat enzim, sering menggunakan senyawa ini sebagai bahan awal sintesis. Ketersediaannya dalam kemasan 5 gram dan 25 gram memudahkan laboratorium dengan skala kerja yang berbeda, mulai dari uji pendahuluan skala kecil hingga sintesis skala menengah. Dengan dukungan pemasok seperti AMI Scientific, para peneliti di Indonesia dapat memperoleh senyawa ini dengan mudah dan tepat waktu sehingga kelancaran kegiatan riset dan praktikum dapat terus terjaga.

  • Sintesis senyawa farmasi: senyawa ini menjadi kerangka awal 4-klorofenil yang dapat ditransformasi menjadi berbagai kandidat obat melalui reaksi esterifikasi, eterifikasi, dan substitusi terkontrol.
  • Bahan antara untuk agrokimia: gugus hidroksil dan cincin aromatik terklorinasi memungkinkan senyawa ini diubah menjadi pestisida atau regulator pertumbuhan tanaman pada skala laboratorium.
  • Studi reaksi oksidasi alkohol: sebagai alkohol primer, senyawa ini ideal untuk mempelajari oksidasi selektif menjadi aldehida atau asam karboksilat dengan berbagai oksidator dan katalis.
  • Pembentukan ester dan eter: gugus hidroksil primer yang reaktif memungkinkan senyawa ini dikonversi menjadi ester atau eter melalui reaksi dengan asam klorida, anhidrida asam, atau alkil halida.
  • Bahan pembanding analitik: kemurnian yang konsisten membuat senyawa ini cocok digunakan sebagai standar atau bahan pembanding dalam pengembangan metode kromatografi dan spektroskopi.

Merek TCI
Nomor CAS 1875-88-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik cairan bening pada suhu ruang
Penyimpanan simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Senyawa ini sebaiknya disimpan dalam wadah kaca atau botol asli dari produsen yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung agar kualitasnya terjaga. Hindari menyimpan di dekat sumber panas, api, atau bahan pengoksidasi kuat. Saat menangani senyawa ini, gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium karena merupakan bahan kimia yang tidak boleh tertelan atau kontak langsung dengan kulit. Bekerjalah di dalam lemari asam bila memungkinkan, terutama saat memindahkan dalam jumlah besar, untuk menghindari terpaparnya uap. Pastikan botol ditutup kembali segera setelah digunakan guna mencegah penguapan dan kontaminasi silang. Jauhkan dari jangkauan anak-anak serta patuhi peraturan keselamatan dan pengelolaan limbah kimia yang berlaku di laboratorium setempat.

  • Aranda dkk. (2020). The role of chlorine position in the electronic circular dichroism of chlorophenyl‐ethanol investigated by vibronic calculations. Chirality doi:10.1002/chir.23239
  • Xia dkk. (2012). Preparation of (R)-2-chloro-1-(m-chlorophenyl)ethanol by Lipozyme TL IM-catalyzed second resolution. Chinese Chemical Letters doi:10.1016/j.cclet.2012.01.008
  • Zhu dkk. (2000). Copper(I)-catalyzed intramolecular cyclization reaction of 2-(2′-chlorophenyl)ethanol to give 2,3-dihydrobenzofuran. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(00)00548-7

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.