Chromone-3-carboxylic Acid (TCI C2367) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur dasar chromone yang merupakan kerangka dasar untuk banyak senyawa organik dengan aktivitas biologis. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu untuk membangun struktur kompleks seperti flavonoid, antara lain. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, Chromone-3-carboxylic Acid menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia organik.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang sangat menarik, termasuk kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti reaksi Diels-Alder, reaksi substitusi, dan reaksi kondensasi. Karena struktur kimianya yang kompleks, senyawa ini juga memiliki potensi dalam aplikasi farmakologis dan biokimia. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemudahan dalam pemrosesan membuatnya sangat praktis untuk digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Chromone-3-carboxylic Acid menjadi bahan penting untuk penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan bioteknologi. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan senyawa ini untuk eksperimen sintesis senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Penelitian tentang aktivitas antioksidan dan antitumor
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan kosmetik
- Eksperimen kimia organik dalam pendidikan tinggi
- Pemrosesan senyawa kompleks dalam bidang biokimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 39079-62-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung |
Chromone-3-carboxylic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan masker dan sarung tangan dianjurkan untuk menjaga keselamatan dalam laboratorium.
—
