TCI C4072 491-38-3 Chromone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium penelitian dan industri kimia karena kemampuannya untuk berfungsi sebagai bahan pembangun dasar dalam pembentukan senyawa kompleks. Chromone memiliki struktur dasar yang terdiri dari cincin aromatik dan gugus karbonil, sehingga sangat relevan dalam sintesis senyawa dengan aktivitas biologis.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dalam kondisi tertentu, seperti dalam reaksi kondensasi atau substitusi. Karena struktur kimianya yang sederhana namun fleksibel, Chromone dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai senyawa dengan variasi struktur yang beragam. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal untuk peneliti yang ingin mengembangkan senyawa baru dengan aplikasi medis atau farmakologis.
Di laboratorium Indonesia, Chromone sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam studi tentang sintesis senyawa heterosiklik dan pengembangan obat. Bahan ini juga relevan dalam pendidikan tinggi, sebagai bahan pembelajaran untuk praktikum kimia dan pengujian reaksi kimia. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh peneliti dan institusi pendidikan.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi kondensasi dalam pembuatan senyawa aromatik
- Pengujian aktivitas biologis senyawa kimia organik
- Penelitian tentang struktur dan sifat senyawa kompleks
- Praktikum kimia untuk pemahaman reaksi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 491-38-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (bentuk serbuk atau kristal) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Chromone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan untuk mempertahankan kualitasnya. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan inert seperti plastik atau gelas, dan harus ditempatkan di area yang sejuk dan kering. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini mungkin bersifat iritatif. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau kebocoran.
- Ghosh dkk. (2007). Reaction of Sarcosine with Chromone‐3‐carbaldehyde and 6,6′‐(Polymethylenedioxy)di(chromone‐3‐carbaldehyde).. ChemInform doi:10.1002/chin.200737037
- Lemmich (1995). Monoterpene, chromone and coumarin glucosides of Diplolophium buchananii. Phytochemistry doi:10.1016/0031-9422(94)00599-o
- Dahlen dkk. (2006). Synthesis of 2,3,6,8‐Tetrasubstituted Chromone Scaffolds.. ChemInform doi:10.1002/chin.200701136
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
