Cesium Green adalah senyawa fluoresen yang digunakan dalam berbagai aplikasi biokimia dan penelitian molekuler. Bahan ini memiliki kemampuan untuk memancarkan cahaya dalam spektrum hijau ketika terpapar cahaya tertentu, sehingga sangat berguna dalam proses deteksi dan analisis molekul. Cesium Green sering digunakan sebagai label fluoresen untuk mempermudah pengamatan dan analisis struktur molekuler dalam mikroskop fluorescence.
Cesium Green memiliki sifat fluoresensi yang stabil dan tingkat kecerahan yang baik, sehingga memungkinkan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini juga memiliki tingkat kekhasan yang tinggi, sehingga meminimalkan gangguan dari senyawa lain dalam sampel. Karena sifat ini, Cesium Green menjadi pilihan yang sangat baik untuk aplikasi yang membutuhkan kejelasan dan akurasi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, Cesium Green digunakan dalam penelitian biomedis, kimia organik, dan bioteknologi. Bahan ini sangat relevan untuk institusi penelitian dan universitas yang sedang mengembangkan teknik deteksi molekuler dan analisis biologis. Dengan ketersediaan yang baik, Cesium Green menjadi alat yang sangat bermanfaat bagi para peneliti di Indonesia.
- Deteksi molekul dalam sampel biologis karena kemampuan fluoresensinya yang tinggi
- Analisis struktur protein dan asam nukleat dalam penelitian biokimia
- Pemantauan reaksi kimia dalam proses sintesis molekul organik
- Penggunaan dalam mikroskop fluorescence untuk pengamatan sel dan jaringan
- Penelitian tentang interaksi molekuler dalam lingkungan biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1611477-45-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 50mg, 250mg |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Cesium Green harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya matahari langsung serta kelembapan. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil adalah pilihan yang paling umum. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan senyawa ini, seperti plastik atau kaca. Dalam penggunaan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Akamatsu dkk. (2014). Intracellular Imaging of Cesium Distribution in Arabidopsis Using Cesium Green. ACS Applied Materials & Interfaces doi:10.1021/am5009453
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
