4-Chloro-2-methylpyrimidine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam industri farmasi dan kimia organik karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan reaksi siklik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar (building block) untuk membangun senyawa kompleks yang memiliki struktur heterosiklik.
Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 4-Chloro-2-methylpyrimidine menjadi pilihan utama dalam reaksi kimia yang membutuhkan keakuratan dan presisi. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaksi substitusi pada posisi kloro dan metil, sehingga sangat berguna dalam sintesis senyawa dengan fungsi tertentu.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik dan farmasi. Peneliti lokal menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis atau aplikasi industri. Ketersediaan bahan ini mendukung kegiatan penelitian ilmiah yang berorientasi inovatif di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru karena struktur kimianya yang stabil dan reaktif.
- Reaksi substitusi kloro dan metil untuk membangun senyawa kompleks dengan fungsi tertentu.
- Penelitian farmakologi untuk menguji aktivitas biologis senyawa yang dihasilkan dari reaksi kimia.
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan struktur molekul tertentu.
- Studi struktur molekul untuk analisis kimia dan karakterisasi senyawa baru.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4994-86-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
4-Chloro-2-methylpyrimidine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap harus dihandle dengan hati-hati untuk menjaga keselamatan di laboratorium.
—

