4-Chloro-3-nitrophenylacetic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa aromatik dan heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu yang sangat penting untuk menghasilkan senyawa-senyawa dengan struktur tertentu yang diperlukan dalam penelitian farmakologi, kimia organik, dan sains material.
Dengan struktur molekul yang kompleks, 4-Chloro-3-nitrophenylacetic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktif tergantung pada kondisi reaksi. Kehadiran gugus kloro dan nitro memberikan keunikan pada reaktivitas senyawa ini, sehingga memungkinkan berbagai reaksi substitusi dan reaksi oksidasi. Karakteristik ini menjadikannya pilihan ideal untuk para peneliti yang membutuhkan senyawa dengan sifat kimia yang spesifik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Bahan ini juga sering ditemukan dalam proyek penelitian yang memerlukan sintesis senyawa dengan struktur kompleks dan sifat tertentu.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan senyawa baru dalam bidang kimia organik
- Reaksi substitusi dan oksidasi dalam laboratorium kimia
- Produksi bahan baku untuk senyawa heterosiklik
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 37777-68-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat disarankan. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
—
