2-Chloroquinoxaline adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik, yang memiliki struktur dasar quinoxalin dengan substitusi klor pada posisi tertentu. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar atau building block dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik dan farmakologi. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam pembuatan senyawa-senyawa yang memiliki aktivitas biologis, seperti obat-obatan atau bahan kimia industri.
2-Chloroquinoxaline memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun tetap memerlukan penanganan yang hati-hati karena bersifat kimia reaktif dan mungkin beracun. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk aplikasi yang membutuhkan presisi dalam reaksi kimia. Selain itu, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi lain, sehingga sangat fleksibel dalam penggunaan.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 2-Chloroquinoxaline sering digunakan oleh peneliti kimia, farmasi, dan ilmu material. Bahan ini mendukung penelitian-penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru, pengembangan obat, serta karakterisasi senyawa heterosiklik. Ketersediaan produk ini memudahkan para peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan baru
- Pembuatan senyawa kimia yang memiliki aktivitas antijamur atau antibakteri
- Penelitian tentang struktur dan reaktivitas senyawa quinoxalin
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan farmakologi
- Studi tentang interaksi kimia dalam reaksi organik kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1448-87-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Chloroquinoxaline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik tahan kimia yang kedap udara. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini dapat berpotensi beracun. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau kebocoran.
- PATEL (1992). ChemInform Abstract: Aromatic Nucleophilic Substitution Reactions of 2‐Chloroquinoxaline with Anilines in Ethanol. ChemInform doi:10.1002/chin.199234073
- Patel (1994). Kinetics of solvolysis of 2‐chloroquinoxaline. International Journal of Chemical Kinetics doi:10.1002/kin.550260403
- Maichrowski dkk. (2014). ChemInform Abstract: Palladium‐Catalyzed Cross‐Coupling of 2‐Chloroquinoxaline N‐Oxides with Arylboronic Acids.. ChemInform doi:10.1002/chin.201422181
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
