SCR7 Pyrazine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian biologi sel dan kanker. Bahan ini berperan sebagai inhibitor enzim, terutama dalam penghambatan aktivitas protein kinase. SCR7 Pyrazine sering digunakan dalam eksperimen yang melibatkan modulasi jalur sinyal seluler, seperti jalur MAPK atau PI3K/AKT, yang terkait dengan pertumbuhan dan metastasis kanker. Dalam laboratorium, senyawa ini menjadi alat penting untuk memahami mekanisme penyakit dan mengembangkan terapi baru.
SCR7 Pyrazine memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Karakteristik ini memudahkan proses penyiapan larutan untuk eksperimen biokimia atau sitotoksik. Bahan ini juga memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi dalam penggunaan yang tepat, sehingga cocok untuk penelitian di lingkungan laboratorium yang memprioritaskan keselamatan dan efisiensi.
Di laboratorium Indonesia, SCR7 Pyrazine digunakan dalam berbagai penelitian terkait kanker, termasuk studi tentang respons sel terhadap terapi target. Bahan ini juga digunakan dalam pengujian in vitro untuk mengevaluasi efektivitas senyawa baru dalam menghambat pertumbuhan sel kanker. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti untuk mengakses bahan penting ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Penelitian penghambatan jalur sinyal seluler dalam kanker
- Uji aktivitas enzim protein kinase untuk studi biokimia
- Pengembangan obat target spesifik untuk penyakit onkologi
- Eksperimen sitotoksik untuk mengevaluasi efek senyawa pada sel kanker
- Penelitian mekanisme respons sel terhadap terapi farmakologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 14892-97-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Cancer Research |
| Ukuran kemasan | 10mg, 50mg |
| Bentuk fisik | Padatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
SCR7 Pyrazine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya langsung dan kelembapan tinggi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan dengan suhu kamar dan terlindungi dari udara bebas. Saat menangani bahan ini, peneliti harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Penggunaan bahan ini harus dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol dan sesuai dengan protokol keselamatan kimia.
- Raghavan dkk. (2019). Water-soluble version of SCR7-pyrazine inhibits DNA repair and abrogates tumor cell proliferation. Journal of Radiation and Cancer Research doi:10.4103/jrcr.jrcr_24_18
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
