Chelerythrine Chloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian ilmiah, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini merupakan salah satu komponen aktif dari tanaman Chelidonium majus, yang dikenal memiliki aktivitas farmakologis yang signifikan. Dalam laboratorium, Chelerythrine Chloride sering digunakan sebagai bahan baku untuk pengembangan obat, penelitian tentang mekanisme aktivitas biologis, serta uji aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi.
Chelerythrine Chloride memiliki struktur kimia yang kompleks dan memiliki sifat polar yang memungkinkannya larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan metanol. Sifat ini membuatnya mudah untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses ekstraksi. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Di laboratorium Indonesia, Chelerythrine Chloride digunakan sebagai bahan penelitian untuk studi tentang efek biologis senyawa alami. Bahan ini juga menjadi bahan bantu dalam pengembangan produk farmasi dan penelitian biomedis yang berfokus pada pengobatan penyakit kronis. Karena sifatnya yang aktif dan potensial, senyawa ini sering dipilih oleh peneliti yang ingin memperluas pemahaman tentang mekanisme kerja senyawa alami.
- Penelitian tentang aktivitas anti-inflamasi senyawa alami
- Uji aktivitas antioksidan pada berbagai substrat biologis
- Pengembangan obat baru berbasis senyawa alami
- Studi mekanisme kerja senyawa aktif pada sel manusia
- Analisis kandungan senyawa bioaktif dalam tanaman obat
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3895-92-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padatan kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Chelerythrine Chloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan harus dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Heng dkk. (2020). Chelerythrine Chloride Downregulates β-Catenin and Inhibits Stem Cell Properties of Non-Small Cell Lung Carcinoma. Molecules doi:10.3390/molecules25010224
- Zhang dkk. (2007). A Spectral Study of the Interaction Between Chelerythrine Chloride and Adenosine. Spectroscopy Letters doi:10.1080/00387010701301097
- Sweeney dkk. (1999). CHELERYTHRINE CHLORIDE INDUCES RAPID PMN APOPTOSIS THROUGH ACTIVATION OF CASPASE-3. Shock doi:10.1097/00024382-199906001-00036
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
