(+/-)-Citronellal adalah senyawa organik yang termasuk dalam kategori terpena, dan digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia. Senyawa ini memiliki aroma khas yang mirip dengan minyak citronella, sehingga sering digunakan dalam penelitian aroma dan bahan kimia alami. Citronellal juga dikenal karena kemampuannya dalam berbagai reaksi kimia, seperti reaksi oksidasi dan reduksi, sehingga menjadi bahan penting dalam sintesis senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa lain atau dalam uji aktivitas biologis.
Citronellal memiliki struktur molekuler yang stabil dan mudah ditemukan dalam berbagai bentuk kemasan. Senyawa ini bersifat volatil dan mudah menguap, sehingga memerlukan penanganan yang hati-hati. Citronellal juga memiliki sifat tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap harus dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Karena sifatnya yang mudah volatil dan reaktif, senyawa ini cocok untuk laboratorium yang memiliki fasilitas penanganan bahan kimia yang baik.
Di laboratorium Indonesia, Citronellal sering digunakan dalam penelitian senyawa alami, terutama dalam bidang farmakologi dan kimia organik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen terkait aroma, aktivitas antimikroba, dan sintesis senyawa kompleks. Dengan ketersediaan yang cukup dan harga yang terjangkau, Citronellal menjadi pilihan yang populer untuk laboratorium lokal yang membutuhkan bahan kimia berkualitas tinggi.
- Dalam penelitian aroma dan bahan kimia alami, Citronellal digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa aromatik.
- Senyawa ini cocok untuk uji aktivitas antimikroba karena memiliki sifat antibakteri yang baik.
- Citronellal sering digunakan dalam eksperimen kimia organik sebagai reaktan dalam reaksi oksidasi dan reduksi.
- Dalam bidang farmakologi, Citronellal dipakai untuk menguji efek farmakologis senyawa alami.
- Senyawa ini juga digunakan dalam penelitian tentang efek sinyal kimia dalam sistem biologis.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 106-23-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Terpenes |
| Ukuran kemasan | 100mL |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Citronellal harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifat volatilnya, senyawa ini sebaiknya disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap bahan kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik untuk mengurangi risiko paparan. Selalu pastikan bahwa prosedur keselamatan laboratorium diikuti secara ketat.
- MEHTA dkk. (1992). ChemInform Abstract: Chiral Dialkylcycloheptanones from R‐(+)‐Citronellal.. ChemInform doi:10.1002/chin.199235139
- Jacob dkk. (2009). ChemInform Abstract: Atom‐Economic Synthesis of Functionalized Octahydroacridines from Citronellal or 3‐(Phenylthio)‐citronellal.. ChemInform doi:10.1002/chin.200951168
- Bastian dkk. (2017). Selectivity in the Cyclization of Citronellal Introduced by Squalene Hopene Cyclase Variants. ChemCatChem doi:10.1002/cctc.201700734
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
