TCI M0235 Myrcene (stabilized with BHT) adalah monoterpena asiklik yang termasuk golongan hidrokarbon terpen alami dan banyak dijumpai dalam minyak atsiri berbagai tanaman aromatik. Produk ini dipasok dalam keadaan telah distabilkan dengan BHT, sebuah antioksidan yang ditambahkan untuk menekan polimerisasi dan oksidasi selama penyimpanan. Wujudnya berupa cairan berminyak dengan aroma terpen yang khas. Di laboratorium, mirsena berperan ganda: sebagai bahan awal sintesis senyawa aroma dan terpenoid bernilai tinggi, sekaligus sebagai monomer diena berbasis hayati untuk penelitian elastomer dan polimer terbarukan yang saat ini berkembang pesat.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah keberadaan sistem diena terkonjugasi dan satu ikatan rangkap terisolasi dalam satu molekul. Sistem diena tersebut menjadikannya reaktif terhadap reaksi Diels-Alder, hidroformilasi, hidroaminasi, dan polimerisasi, sehingga membuka banyak jalur transformasi dari satu bahan awal yang sama. Kerangka terpennya juga menjadikan mirsena prekursor klasik untuk sintesis senyawa wangi seperti turunan alkohol terpenik. Namun justru karena reaktivitasnya tinggi, mirsena mudah terpolimerisasi sendiri bila terpapar panas, cahaya, atau oksigen. Kehadiran stabilisator BHT memberi perlindungan praktis yang memperpanjang masa simpan dan menjaga konsistensi hasil percobaan antar pemakaian.
Laboratorium di Indonesia memanfaatkannya pada penelitian minyak atsiri, kimia bahan alam, dan pengembangan produk wangi-wangian, bidang yang sangat relevan mengingat kekayaan tanaman aromatik nusantara. Kelompok riset polimer memakainya untuk mengembangkan karet dan elastomer berbasis sumber terbarukan. Kemasan 25 mL mendukung percobaan skala kecil dan penyiapan standar analisis, sementara kemasan 500 mL sesuai untuk sintesis berulang atau riset polimerisasi yang memerlukan volume monomer lebih besar.
- Monomer diena berbasis hayati, karena sistem terkonjugasinya dapat dipolimerisasi menjadi elastomer terbarukan sehingga menjadi model penting dalam riset pengganti karet sintetis berbasis minyak bumi.
- Bahan awal sintesis senyawa wangi terpenoid, sebab kerangka mirsena merupakan prekursor klasik menuju alkohol dan aldehida terpenik yang banyak dipakai industri fragrance.
- Substrat reaksi Diels-Alder, mengingat sistem diena terkonjugasinya bereaksi dengan berbagai dienofil untuk membangun kerangka siklik terpenoid secara efisien dalam satu tahap.
- Standar pembanding analisis minyak atsiri, karena mirsena termasuk komponen yang lazim terdeteksi sehingga diperlukan senyawa acuan murni untuk identifikasi dan kuantifikasi kromatografi gas.
- Kajian hidroformilasi dan katalisis logam transisi, sebab kehadiran beberapa ikatan rangkap dengan lingkungan berbeda menjadikannya substrat uji regioselektivitas katalis yang informatif.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 123-35-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 mL dan 500 mL |
| Bentuk fisik | cairan berminyak dengan aroma terpen khas; distabilkan dengan BHT |
| Penyimpanan | simpan dingin, terlindung dari cahaya, wadah tertutup rapat; hindari panas yang memicu polimerisasi |
Mirsena perlu disimpan di tempat dingin, gelap, dan berventilasi baik dalam wadah tertutup rapat, karena senyawa ini mudah terbakar sekaligus rentan berpolimerisasi bila terpapar panas, cahaya, atau udara. Jangan memindahkan stabilisator BHT keluar dari bahan kecuali memang diperlukan oleh percobaan, dan bila stabilisator dihilangkan, gunakan bahan segera. Simpan jauh dari oksidator kuat, api terbuka, dan sumber percikan. Penuangan sebaiknya dilakukan di lemari asam dengan sarung tangan tahan pelarut, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Tutup wadah segera setelah digunakan untuk membatasi kontak dengan oksigen, dan buang limbahnya sesuai prosedur limbah organik laboratorium.
—
