Cadmium(II) Hydroxide (TCI C3888, nomor CAS 21041-95-2) adalah senyawa kimia berbentuk padat yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis laboratorium. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang melibatkan reaksi redoks, pembentukan kompleks logam, atau reaksi dengan senyawa organik. Sebagai salah satu bahan dasar kimia, Cd(OH)₂ memiliki peran penting dalam pengembangan senyawa baru dan penelitian material.
Cadmium(II) Hydroxide memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun tetap memerlukan penanganan yang hati-hati karena sifat toksik dan korosifnya. Bahan ini memiliki kemampuan untuk bereaksi dengan asam dan basa, sehingga sangat cocok untuk reaksi yang memerlukan kontrol pH atau penggunaan bahan pengatur. Karena sifatnya yang dapat berubah tergantung pada lingkungan, pemilihan kemasan dan penyimpanan yang tepat sangat penting.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang material, lingkungan, dan farmasi. Peneliti lokal sering memanfaatkan Cd(OH)₂ untuk eksperimen yang memerlukan reaktivitas tinggi atau pembentukan senyawa kompleks. Ketersediaan bahan ini di pasar lokal juga memudahkan para peneliti dalam melakukan eksperimen yang membutuhkan bahan dasar kimia khusus.
- Reaksi redoks dalam sintesis senyawa organik karena kemampuannya untuk berperan sebagai oksidator atau reduktor.
- Pembuatan kompleks logam dalam penelitian material dan katalis karena kemampuannya untuk membentuk senyawa kompleks.
- Pengatur pH dalam reaksi kimia yang memerlukan lingkungan reaksi netral atau basa.
- Penelitian lingkungan untuk menguji kemampuan adsorpsi logam berat oleh bahan tertentu.
- Sintesis senyawa anorganik dalam laboratorium kimia untuk pengembangan bahan baru.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 21041-95-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 50g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan |
Cadmium(II) Hydroxide harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas atau kelembapan. Penyimpanan yang tidak tepat dapat menyebabkan pengendapan atau reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini bersifat korosif, sehingga wadah harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau logam tahan karat. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Dou dkk. (2017). Synthesis and photoelectric properties of cadmium hydroxide and cadmium hydroxide/cadmium sulphide ultrafine nanowires. Physica B: Condensed Matter doi:10.1016/j.physb.2017.04.021
- Zhang dkk. (2010). Formation and Self-Assembly of Cadmium Hydroxide Nanoplates in Molten Composite-Hydroxide Solution. Crystal Growth & Design doi:10.1021/cg901559y
- Moorthy dkk. (2018). Surfactant-assisted synthesis of metallic cadmium, cadmium hydroxide nanostructures and their electrochemical charge storage properties. Dalton Transactions doi:10.1039/c8dt00638e
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
