21-Chloro-3,6,9,12,15-pentaoxahenicosanoic Acid adalah senyawa kimia kompleks yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia di laboratorium. Senyawa ini termasuk dalam kategori senyawa organik yang memiliki struktur rantai panjang dan gugus kloro. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa bioaktif, termasuk senyawa yang digunakan dalam penelitian biokonjugasi dan modifikasi molekuler.
Karena struktur molekulnya yang rumit dan keberadaan gugus kloro di posisi spesifik, senyawa ini memiliki sifat reaktivitas yang tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai molekul lain. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan ideal untuk penelitian yang memerlukan reaksi kimia spesifik dan presisi tinggi. Selain itu, senyawa ini juga stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian bidang biokimia, farmakologi, dan kimia organik. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan senyawa dengan struktur kompleks dan reaktivitas tinggi. Dengan dukungan infrastruktur laboratorium yang semakin berkembang, senyawa ini menjadi salah satu bahan penting dalam penelitian ilmiah di Indonesia.
- Penelitian biokonjugasi untuk modifikasi molekul biologis
- Sintesis senyawa bioaktif dalam bidang farmakologi
- Eksperimen kimia organik untuk pengembangan senyawa baru
- Analisis struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi medis dan industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1799506-30-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Bioconjugation |
| Ukuran kemasan | 50mg |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena sifat reaktivitasnya, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terkena kelembapan. Pemakaian senyawa ini sebaiknya dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol dan sesuai dengan protokol keselamatan kimia.
—
