2'-Deoxyguanosine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori nukleosida, dan digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen biokimia dan biomedis. Bahan ini merupakan komponen penting dalam sintesis DNA dan RNA, serta sering digunakan sebagai substrat dalam reaksi enzimatik yang melibatkan polimerase DNA. Dalam laboratorium, 2'-Deoxyguanosine digunakan untuk mempelajari mekanisme replikasi DNA, aktivitas enzim, dan juga dalam pengembangan obat-obatan yang terkait dengan proses seluler.
Karena sifat kimianya yang stabil dan kemampuannya untuk berikatan dengan nukleotida lain, 2'-Deoxyguanosine menjadi pilihan yang tepat dalam eksperimen yang membutuhkan presisi tinggi. Bahan ini juga memiliki sifat non-toxis dalam dosis yang sesuai, sehingga relatif aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium. Ketersediaan dalam berbagai kemasan juga memudahkan peneliti dalam mengatur kebutuhan eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, 2'-Deoxyguanosine digunakan dalam berbagai penelitian terkait genetika, bioteknologi, dan farmakologi. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang berkaitan dengan pengembangan vaksin, analisis genetik, dan studi tentang penyakit genetik. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, bahan ini menjadi salah satu bahan penting dalam laboratorium penelitian di Indonesia.
- Bahan ini digunakan dalam sintesis DNA untuk penelitian genetika dan bioteknologi.
- 2'-Deoxyguanosine sering dimanfaatkan dalam uji aktivitas enzim polimerase DNA untuk studi biokimia.
- Bahan ini cocok untuk eksperimen pengujian obat yang melibatkan interaksi molekuler.
- 2'-Deoxyguanosine digunakan dalam analisis komposisi nukleotida dalam sampel biologis.
- Bahan ini relevan dalam penelitian tentang mekanisme replikasi dan perbaikan DNA.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 961-07-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Nukleosida, Nukleotida, Oligonukleotida |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2'-Deoxyguanosine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun dalam dosis yang sesuai, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung untuk menjaga keamanan laboratorium.
- Kaneko dkk. (2000). Formation of 8‐oxo‐2′‐deoxyguanosine in the DNA of human diploid fibroblasts by treatment with linoleic acid hydroperoxide and ferric ion. Lipids doi:10.1007/s11745-000-0606-y
- Draper dkk. (1995). Effects of peroxidative stress and age on the concentration of a deoxyguanosine‐malondialdehyde adduct in rat DNA. Lipids doi:10.1007/bf02537489
- Noblitt dkk. (2007). The role of metal ion binding in generating 8-hydroxy-2′-deoxyguanosine from the nucleoside 2′-deoxyguanosine and the nucleotide 2′-deoxyguanosine-5′-monophosphate. Journal of Inorganic Biochemistry doi:10.1016/j.jinorgbio.2006.11.014
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
