3,5-Dibromosulfanilamide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Senyawa ini memiliki struktur dasar sulfanilamida yang diperkaya dengan dua atom brom pada posisi 3 dan 5. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa heterosiklik, obat-obatan, dan bahan kimia industri. Karena sifat reaktivitasnya, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi coupling.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap berbagai kondisi kimia seperti basa, asam, atau suhu tinggi. Karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi, senyawa ini sangat cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi penggabungan. Sifat ini membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati dalam penelitian kimia organik.
Di laboratorium Indonesia, 3,5-Dibromosulfanilamide sering digunakan dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa baru. Bahan ini menjadi bagian penting dalam program penelitian yang fokus pada pengembangan obat, bahan kimia industri, dan senyawa dengan aktivitas biologis. Karena ketersediaan dan kualitasnya, senyawa ini menjadi pilihan utama di berbagai institusi penelitian dan laboratorium di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa aromatik
- Pengembangan bahan kimia industri dengan struktur kompleks
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa organik
- Pembuatan senyawa dengan sifat fungsi tertentu seperti antioksidan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 39150-45-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
3,5-Dibromosulfanilamide harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa.
- Kallmayer dkk. (2001). ChemInform Abstract: Reaction of 2,6‐Dibromosulfanilamide with Thymol and Sodium Hypochlorite.. ChemInform doi:10.1002/chin.200102092
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
