Sulfanilic Acid dari TCI adalah asam 4-aminobenzenasulfonat, yaitu senyawa aromatik yang memiliki gugus amina dan gugus asam sulfonat pada posisi para. Dalam katalog TCI, bahan ini tergolong building block non-heterosiklik. Di laboratorium, asam sulfanilat dikenal sebagai bahan dasar klasik untuk sintesis zat warna azo, termasuk indikator metil jingga. Selain itu, bahan ini menjadi salah satu komponen pereaksi untuk penentuan nitrit secara kolorimetri.
Ciri khas asam sulfanilat adalah keberadaannya sebagai zwitterion dalam bentuk padat. Gugus asam sulfonat yang kuat melepaskan proton ke gugus amina dalam molekul yang sama. Struktur ini membuatnya relatif stabil dan mudah ditangani sebagai padatan. Gugus amina aromatiknya dapat didiazotisasi dengan nitrit, kemudian garam diazonium yang terbentuk dikopling dengan senyawa aromatik kaya elektron menjadi zat warna azo. Gugus sulfonat memberi kelarutan dalam air pada produk akhir, sifat yang sangat diinginkan dalam industri pewarna.
Di laboratorium Indonesia, asam sulfanilat relevan untuk praktikum kimia organik di perguruan tinggi, terutama percobaan sintesis metil jingga yang menjadi materi standar. Laboratorium pengujian air dan lingkungan juga menggunakannya dalam analisis nitrit. Industri tekstil dan pewarna di Indonesia dapat memanfaatkannya dalam riset pengembangan zat warna. Kemasan 25g cocok untuk keperluan praktikum, sedangkan 500g sesuai untuk kebutuhan laboratorium yang lebih besar.
Brosur TCI (PDF)
- Reactive Oxygen Species (ROS) and Oxidative Stress Research Reagents 2026-04-23 · hal. 1
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 36
Produk TCI terkait
- TCI U0107 121-57-3 Sulfanilic Acid [for Biochemical Research]
- 2,5-Dichlorosulfanilic Acid, CAS 88-50-6, TCI D0415
- Asam Benzenasulfonat Anhidrat – Benzenesulfonic Acid Anhydrous, CAS 98-11-3, TCI B3408
- Asam Benzenasulfonat Monohidrat – Benzenesulfonic Acid Monohydrate, CAS 26158-00-9, TCI B0030
- p-Toluenesulfonic Acid Monohydrate, CAS 6192-52-5, TCI T0267
- 5-Sulfosalicylic Acid Dihydrate, CAS 5965-83-3, TCI S0137
- Sintesis indikator metil jingga: asam sulfanilat didiazotisasi lalu dikopling dengan N,N-dimetilanilina, menjadikannya percobaan klasik pada praktikum kimia organik di banyak universitas.
- Pembuatan zat warna azo larut air: gugus sulfonat memberikan kelarutan pada zat warna akhir, sehingga cocok untuk riset pewarna tekstil dan pewarna makanan.
- Penentuan nitrit secara kolorimetri: bersama reagen kopling yang sesuai, asam sulfanilat membentuk zat warna azo yang intensitasnya sebanding dengan kadar nitrit dalam sampel.
- Standar dan bahan uji diazotisasi: strukturnya yang stabil dan mudah dimurnikan menjadikannya bahan model untuk mempelajari reaksi diazotisasi dan kopling azo.
- Bahan dasar senyawa sulfonat aromatik: kedua gugus fungsinya memungkinkan modifikasi lebih lanjut untuk sintesis turunan sulfonamida, surfaktan, maupun bahan kimia khusus lainnya.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 121-57-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | padatan kristal (detail tercantum pada CoA/label produk) |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, sejuk, kering, terlindung dari cahaya |
Simpan asam sulfanilat dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung agar warnanya tidak berubah seiring waktu. Hindari kelembapan dan kontaminasi dari spatula yang kotor. Bahan ini dapat menimbulkan iritasi pada kulit dan mata serta berpotensi menyebabkan sensitisasi kulit. Karena itu, gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas lab. Hindari menghirup debu. Jauhkan dari oksidator kuat. Pelajari SDS sebelum digunakan.
- Narh dkk. (2019). A Novel Approach to Unzipped Tubes Synthesis Using Sulfanilic Acid as the Backbone Amino Acid. Journal of Nano Research doi:10.4028/www.scientific.net/jnanor.57.17
- Yamamoto dkk. (1990). Intestinal Transport of Sulfanilic Acid in Rats Immunized with Protein–Sulfanilic Acid Conjugate. Pharmaceutical Research doi:10.1023/a:1015832009217
- Mourier (2026). Nitrous acid deaminative cleavage of heparins using reductive amination tagging by sulfanilic acid. Carbohydrate Research doi:10.1016/j.carres.2026.109832
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.





