Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 5965-83-3

5-Sulfosalicylic Acid Dihydrate TCI S0137

5-Sulfosalicylic Acid Dihydrate TCI S0137

Identitas Kimia

No. CAS
5965-83-3
PubChem
CID 7322·SID 87575740
Rumus molekul
C7H6O6S
Berat molekul
218.19 g/mol
Kemurnian
>99.0%(HPLC)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-hydroxy-5-sulfobenzoic acid
SMILES
C1=CC(=C(C=C1S(=O)(=O)O)C(=O)O)O
InChIKey
YCPXWRQRBFJBPZ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 505.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 505.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

5-Sulfosalicylic Acid Dihydrate dari TCI adalah turunan asam salisilat yang membawa gugus asam sulfonat pada posisi 5. Senyawa ini dipasok dalam bentuk dihidrat. Asam sulfosalisilat dikenal luas di laboratorium analitik dan klinis. Bahan ini dipakai sebagai pengendap protein dalam uji kekeruhan, sebagai reagen kompleks berwarna untuk ion besi(III), dan sebagai indikator dalam titrasi kompleksometri besi. Selain itu, senyawa ini juga merupakan building block aromatik yang memiliki tiga gugus asam berbeda pada satu cincin.

Bahan ini dipilih karena kombinasi gugus hidroksil fenolik, karboksilat, dan sulfonat. Gugus hidroksil dan karboksilat yang bersebelahan membentuk situs kelat yang efektif untuk ion logam, terutama besi(III). Kompleksnya memberikan warna yang dapat diamati secara visual maupun spektrofotometri. Keasaman gugus sulfonat yang kuat menjadikannya agen yang efektif untuk mendenaturasi dan mengendapkan protein. Bentuk dihidrat berupa padatan kristal yang relatif stabil dan mudah ditimbang, dan kelarutannya yang baik dalam air memudahkan pembuatan larutan reagen.

Di Indonesia, reagen ini sangat relevan bagi laboratorium kimia analitik, laboratorium klinik pendidikan, laboratorium pangan, serta laboratorium pengujian air dan lingkungan. Dosen dapat memakainya dalam praktikum titrasi kompleksometri dan spektrofotometri besi. Peneliti biokimia dapat menggunakannya untuk mengendapkan protein sebelum analisis molekul kecil dalam sampel biologis. Kemasan 25 g sesuai untuk kebutuhan praktikum dan riset, sedangkan kemasan 500 g cocok untuk laboratorium dengan pemakaian rutin yang tinggi.

  • Uji pengendapan protein: asam sulfosalisilat mendenaturasi dan mengendapkan protein, sehingga dipakai dalam uji kekeruhan protein dan penyiapan sampel bebas protein sebelum analisis lanjutan.
  • Penentuan besi(III) secara spektrofotometri: senyawa ini membentuk kompleks berwarna dengan Fe(III) yang serapannya dapat diukur untuk penetapan kadar besi dalam sampel air.
  • Indikator titrasi kompleksometri besi dengan EDTA: perubahan warna saat kompleks Fe-sulfosalisilat terurai oleh EDTA menandai titik akhir titrasi secara jelas dan praktis.
  • Ligan dalam studi kimia koordinasi: situs kelat hidroksil-karboksilat dan gugus sulfonat yang larut air menjadikannya model untuk mempelajari kestabilan kompleks logam dalam larutan.
  • Building block dan dopan asam aromatik: tiga gugus asamnya berguna untuk sintesis turunan tersulfonasi serta sebagai dopan dalam penelitian polimer konduktif dan material fungsional.

Merek TCI (kode produk S0137)
Nomor CAS 5965-83-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik padatan kristal (bentuk dihidrat)
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya dan kelembapan

Simpan bahan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung. Wadah yang dibiarkan terbuka dapat menyebabkan perubahan kadar air hidrat maupun perubahan warna. Pisahkan dari basa kuat dan oksidator. Karena bersifat asam dan dapat mengiritasi kulit, mata, serta saluran napas, gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium saat menimbang atau melarutkan bahan. Siapkan larutan reagen dalam wadah kaca bersih berlabel, lalu ikuti SDS untuk pertolongan pertama dan pembuangan limbah.

  • (2006). Sulfosalicylic acid (dihydrate). Cold Spring Harbor Protocols doi:10.1101/pdb.caut746
  • Gadge dkk. (2025). 5‐Sulfosalicylic Acid Dihydrate‐Catalyzed Multicomponent Synthesis of 3‐(Arylamino)‐Furan‐2( 5H )‐ones. ChemistrySelect doi:10.1002/slct.202405870
  • Gadge dkk. (2024). Exploring the versatility of 5-sulfosalicylic acid dihydrate as catalyst in 3-pyrrolin-2-one Synthesis. Research on Chemical Intermediates doi:10.1007/s11164-024-05348-9

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.