2',4'-Dihydroxyacetophenone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan dua gugus hidroksil yang terletak pada posisi 2' dan 4' pada cincin fenil. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa heterosiklik, obat, dan bahan kimia industri. Karena kemampuannya dalam berikatan dengan berbagai reaktan, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi substitusi dan kondensasi.
Karakteristik utama dari 2',4'-Dihydroxyacetophenone adalah struktur aromatiknya yang stabil dan reaktivitasnya yang cukup tinggi. Senyawa ini memiliki polaritas yang moderat, sehingga mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Sifat ini memudahkan proses pemisahan dan pemurnian dalam reaksi kimia. Selain itu, senyawa ini tidak bersifat korosif dan relatif aman dalam penggunaan normal, membuatnya cocok untuk laboratorium yang memprioritaskan keselamatan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan kimia industri. Peneliti lokal sering memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aktivitas biologis. Dengan ketersediaan yang cukup dan kehandalannya, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai proyek penelitian di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kondensasi dalam pembuatan senyawa aromatik kompleks
- Pemrosesan bahan baku dalam produksi bahan kimia industri
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa organik
- Pembuatan senyawa intermediet untuk aplikasi farmakologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 89-84-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2',4'-Dihydroxyacetophenone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Senyawa ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Pastor‐Nieto dkk. (2022). Allergic contact dermatitis from resacetophenone (2′,4′‐dihydroxyacetophenone; CAS no. 89‐84‐9) in an antifungal nail preparation. Contact Dermatitis doi:10.1111/cod.14202
- Sharma dkk. (2024). Synthesis, Analytical, and Spectral Studies on Manganese (II) complexes of Redox-active Schiff base Ligands, Bis (2,5-dihydroxyacetophenone) ethylenediamine and Bis (2,5-dihydroxyacetophenone) propylenediamine. Oriental Journal Of Chemistry doi:10.13005/ojc/400610
- Manna dkk. (2018). Unraveling the Crucial Role of Single Active Water Molecule in the Oxidative Cleavage of Aliphatic C–C Bond of 2,4′-Dihydroxyacetophenone Catalyzed by 2,4′-Dihydroxyacetophenone Dioxygenase Enzyme: A Quantum Mechanics/Molecular Mechanics Investigation. ACS Catalysis doi:10.1021/acscatal.8b03201
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
