2,7-Dimethylnaphthalene adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini memiliki struktur naphthalene yang diperkuat dengan dua gugus metil pada posisi 2 dan 7, memberikan sifat reaktivitas yang unik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi substitusi dan reaksi aromatik, serta sebagai komponen dalam pembuatan senyawa organik lainnya.
Karena struktur molekulnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 2,7-Dimethylnaphthalene menjadi pilihan favorit para peneliti dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Senyawa ini juga memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses pemisahan dan penguapan dalam prosedur laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering ditemukan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam studi tentang reaktivitas senyawa aromatik dan pengembangan senyawa baru. Bahan ini juga digunakan dalam pendidikan untuk memperkenalkan konsep struktur molekul dan reaktivitas kimia kepada mahasiswa.
- Dalam sintesis senyawa aromatik, bahan ini digunakan sebagai bahan bantu untuk menghasilkan senyawa dengan struktur kompleks.
- Senyawa ini cocok untuk reaksi substitusi aromatik karena struktur molekulnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali.
- Dalam penelitian kimia organik, bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk menghasilkan senyawa baru.
- Bahan ini digunakan dalam proses pemisahan dan penguapan senyawa kimia karena titik leleh dan titik didihnya yang tinggi.
- Dalam pendidikan kimia, bahan ini digunakan untuk mengajarkan konsep struktur molekul dan reaktivitas kimia kepada mahasiswa.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 582-16-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung. |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap bahan kimia. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Takano dkk. (1995). Separation of 2,6-dimethylnaphthalene from other dimethylnaphthalene isomers. Zeolites doi:10.1016/0144-2449(95)99151-c
- Yamamoto dkk. (1995). Separation of 2,6-dimethylnaphthalene from a mixture of dimethylnaphthalene isomers. Zeolites doi:10.1016/0144-2449(95)99150-l
- Kang dkk. (2014). Separation of 2,6-dimethylnaphthalene in Dimethylnaphthalene Isomers Mixture by Crystallization Operation. Applied Chemistry for Engineering doi:10.14478/ace.2013.1118
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
