1-Methylnaphthalene adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini termasuk dalam kategori bahan dasar kimia yang sering digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam reaksi substitusi dan reaksi oksidasi. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 1-Methylnaphthalene menjadi pilihan yang populer untuk penelitian dalam bidang organik dan farmakologi.
1-Methylnaphthalene memiliki sifat kimia yang relatif stabil, tetapi masih cukup reaktif untuk berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki aroma khas dan berbentuk cairan tidak berwarna. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini dapat digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium tanpa mengalami perubahan signifikan. Dalam penyimpanan yang tepat, senyawa ini tetap mempertahankan kualitasnya selama periode yang cukup lama.
Di laboratorium Indonesia, 1-Methylnaphthalene sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini juga ditemukan dalam berbagai aplikasi industri seperti produksi bahan kimia dan produk farmasi. Dengan sifat kimianya yang baik, senyawa ini menjadi pilihan yang sangat relevan untuk kebutuhan penelitian di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
- Penelitian sintesis senyawa organik kompleks karena sifat reaktivitas yang baik
- Pengujian reaksi substitusi dalam kimia organik untuk memahami mekanisme reaksi
- Pembuatan senyawa intermediat dalam produksi bahan farmasi
- Analisis struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi seperti NMR
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri seperti bahan pelarut dan bahan baku
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 90-12-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
1-Methylnaphthalene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti gelas atau plastik yang tahan terhadap bahan kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk menghindari paparan langsung. Selalu pastikan area kerja dalam kondisi aman dan terkontrol untuk menghindari risiko kebocoran atau kontaminasi.
- Kowalski dkk. (1990). Electrochemical acetoxylation of 2-methylnaphthalene. Electrochimica Acta doi:10.1016/0013-4686(90)87073-b
- Chen dkk. (2016). SOA formation from naphthalene, 1-methylnaphthalene, and 2-methylnaphthalene photooxidation. Atmospheric Environment doi:10.1016/j.atmosenv.2016.02.007
- Tzeng dkk. (2019). Cation Vibrations of 1-Methylnaphthalene and 2-Methylnaphthalene through Mass-Analyzed Threshold Ionization Spectroscopy. The Journal of Physical Chemistry A doi:10.1021/acs.jpca.9b03756
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
