1,3-Dimethylnaphthalene adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam bidang kimia sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur naphthalene yang termodifikasi dengan dua gugus metil pada posisi 1 dan 3, sehingga memberikan sifat reaktivitas yang tinggi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk membangun molekul yang lebih kompleks, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik atau senyawa dengan struktur aromatik.
Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang baik, 1,3-Dimethylnaphthalene menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi katalitik. Senyawa ini juga memiliki titik didih dan titik leleh yang relatif tinggi, sehingga cocok untuk proses kimia yang memerlukan suhu yang cukup tinggi. Karena sifat ini, senyawa ini sering digunakan dalam reaksi yang memerlukan kondisi termal ekstrem.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi komponen penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmasi
- Pengembangan bahan kimia untuk industri material baru
- Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa heterosiklik
- Studi reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi termal ekstrem
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 575-41-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
1,3-Dimethylnaphthalene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat tidak mudah terbakar, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Takano dkk. (1995). Separation of 2,6-dimethylnaphthalene from other dimethylnaphthalene isomers. Zeolites doi:10.1016/0144-2449(95)99151-c
- Yamamoto dkk. (1995). Separation of 2,6-dimethylnaphthalene from a mixture of dimethylnaphthalene isomers. Zeolites doi:10.1016/0144-2449(95)99150-l
- Kang dkk. (2014). Separation of 2,6-dimethylnaphthalene in Dimethylnaphthalene Isomers Mixture by Crystallization Operation. Applied Chemistry for Engineering doi:10.14478/ace.2013.1118
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
