2,3-Dimethylquinoxaline adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik, terutama digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur yang unik dengan dua gugus metil yang ditempatkan pada posisi 2 dan 3 dari quinoxalin, memberikan sifat reaktivitas yang tinggi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembentuk dalam reaksi kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa farmakologis, material organik, dan komponen elektronik.
Karena struktur kimianya yang stabil dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, 2,3-Dimethylquinoxaline menjadi pilihan yang sangat baik dalam berbagai reaksi substitusi dan reaksi siklik. Sifat kimianya yang baik memungkinkan senyawa ini digunakan dalam berbagai kondisi reaksi, baik dalam pelarut polar maupun non-polar. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium maupun industri.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering ditemukan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Karena keberagaman aplikasinya, senyawa ini menjadi bagian penting dalam peralatan dan bahan kimia yang digunakan di laboratorium lokal.
- Sintesis senyawa farmakologis yang memerlukan struktur heterociklik kompleks
- Pengembangan material organik dengan sifat elektronik tertentu
- Reaksi substitusi pada posisi 2 dan 3 quinoxalin untuk menghasilkan senyawa baru
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa heterociklik
- Pembuatan senyawa intermediet dalam produksi obat dan bahan kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2379-55-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan terhindar dari kontaminasi. Gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu pastikan prosedur keselamatan laboratorium diikuti secara ketat.
- WOZNIAK dkk. (1991). ChemInform Abstract: Structure of 2,3‐Dimethylquinoxaline. ChemInform doi:10.1002/chin.199104075
- Alfadil (2021). The Activity of 2,3-Dimethylquinoxaline against Madurella mycetomatis. American Journal of Biomedical Science & Research doi:10.34297/ajbsr.2021.11.001654
- Crundwell dkk. (2024). Poly[(μ-2,3-diethyl-7,8-dimethylquinoxaline-κ 2 N : N )(2,3-diethyl-7,8-dimethylquinoxaline-κ N )-μ-nitrato-κ 2 O : O ′-nitrato-κ 2 O , O ′-disilver(I)]. IUCrData doi:10.1107/s2414314624002475
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
