Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 6286-30-2

2,3-Dibromo-3-phenylpropionic Acid TCI D2647

2,3-Dibromo-3-phenylpropionic Acid TCI D2647

Identitas Kimia

Nama lain
alpha,beta-Dibromohydrocinnamic Acid
No. CAS
6286-30-2
PubChem
CID 22705·SID 87569068
Rumus molekul
C9H8Br2O2
Berat molekul
307.97 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,3-dibromo-3-phenylpropanoic acid
SMILES
C1=CC=C(C=C1)C(C(C(=O)O)Br)Br
InChIKey
FXJWTHBNVZNQQP-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00004208
Harga reguler Rp 4.559.100,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.559.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D2647 2,3-Dibromo-3-phenylpropionic Acid dengan nomor CAS 6286-30-2 adalah asam karboksilat berantai tiga karbon yang membawa dua atom brom bertetangga serta sebuah gugus fenil pada ujung rantai. Senyawa ini termasuk balok pembangun non-heterosiklik dan secara struktur merupakan hasil adisi brom pada ikatan rangkap asam sinamat. Di laboratorium, bahan ini berfungsi sebagai zat antara serbaguna karena memiliki tiga titik reaktif sekaligus, yakni gugus karboksilat yang dapat diesterifikasi atau diamidasi, serta dua atom brom yang siap mengalami substitusi maupun eliminasi sesuai kondisi reaksi yang dipilih peneliti.

Sifat yang membuatnya banyak dipakai adalah kemudahan melakukan eliminasi ganda. Dengan perlakuan basa yang sesuai, kedua atom brom dapat dilepas bersama satu proton untuk membentuk ikatan rangkap tiga, sehingga senyawa ini menjadi jalan yang praktis menuju turunan asam fenilpropiolat dan alkuna terminal berfenil tanpa perlu pereaksi mahal. Bila hanya satu tahap eliminasi yang dikehendaki, produk vinil bromida yang terbentuk masih menyimpan satu atom brom sebagai titik penggandengan silang. Kehadiran atom brom pada posisi bersebelahan juga menciptakan pusat stereogenik ganda yang menarik untuk kajian mekanisme reaksi adisi dan eliminasi pada perkuliahan maupun penelitian.

Di Indonesia, bahan ini banyak dimanfaatkan pada laboratorium kimia organik universitas untuk praktikum lanjut mengenai reaksi adisi dan eliminasi, serta pada kelompok riset yang menyiapkan alkuna terfungsionalisasi sebagai bahan awal reaksi penggandengan. Kemasan tunggal berukuran cukup besar sesuai untuk pemakaian berulang pada kegiatan pengajaran maupun penelitian rutin.

  • Sintesis asam fenilpropiolat: eliminasi ganda dengan basa yang sesuai melepas kedua atom brom sehingga terbentuk ikatan rangkap tiga secara langsung dan efisien.
  • Penyiapan alkuna terfungsionalisasi: alkuna hasil eliminasi menjadi bahan awal reaksi klik, penggandengan Sonogashira, dan pembentukan cincin heterosiklik lanjutan.
  • Bahan ajar mekanisme reaksi: struktur vicinal dibromida sangat cocok untuk mendemonstrasikan reaksi adisi brom dan eliminasi pada praktikum kimia organik.
  • Sintesis turunan ester dan amida: gugus karboksilat dapat diubah lebih dahulu sebelum tahap eliminasi untuk mengatur kelarutan serta kereaktifan zat antara.
  • Pembentukan vinil bromida: eliminasi satu tahap menyisakan satu atom brom yang berguna sebagai titik penggandengan silang berkatalis paladium selanjutnya.

Merek TCI (kode produk D2647)
Nomor CAS 6286-30-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g
Bentuk fisik padatan, dikemas berdasarkan bobot
Penyimpanan simpan tertutup rapat, sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan pada wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, jauh dari basa kuat karena basa dapat memicu eliminasi yang tidak dikehendaki selama penyimpanan. Senyawa dibromida umumnya bersifat mengiritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan, dan dapat melepaskan uap berbau tajam bila terurai, sehingga seluruh penimbangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pengaman tertutup, serta jas laboratorium. Hindari kontak dengan logam reaktif dan bahan pereduksi kuat. Kumpulkan sisa serta tumpahan sebagai limbah kimia terhalogenasi sesuai prosedur yang berlaku.

—