2,3-Diphenylpropionic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini sering diaplikasikan dalam pembuatan senyawa yang memiliki struktur kompleks, seperti obat-obatan, bahan pewarna, dan bahan kimia industri. Sebagai building block, senyawa ini menjadi komponen penting dalam reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang memerlukan struktur aromatik dan rantai karbon.
Dengan struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, 2,3-Diphenylpropionic Acid memiliki daya tarik dalam berbagai aplikasi kimia. Senyawa ini memiliki sifat non-polar yang memungkinkan reaktivitas yang baik dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi yang memerlukan kondisi tertentu, seperti reaksi dalam pelarut non-polar atau reaksi dengan bahan lain yang memiliki sifat serupa.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi pendidikan dan penelitian menggunakan bahan ini untuk mengembangkan teknik sintesis baru, serta dalam pengujian sifat kimia senyawa kompleks. Ketersediaan dan kualitas bahan ini memastikan keakuratan dan keandalan hasil eksperimen di berbagai lingkungan laboratorium.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi substitusi aromatik dalam pembuatan bahan pewarna
- Pemrosesan bahan kimia industri untuk produksi bahan baku
- Pengujian sifat kimia senyawa dengan struktur tertentu
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa non-heterosiklik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3333-15-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Hindari paparan langsung sinar matahari dan panas berlebihan. Gunakan wadah yang tahan terhadap bahan kimia untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk memastikan keselamatan di laboratorium.
- Wang dkk. (2019). Process optimization of chiral extraction of 2,3-diphenylpropionic acid by experiment and simulation. Process Biochemistry doi:10.1016/j.procbio.2018.10.009
- Ikegami dkk. (2005). 2,3‐Diphenylpropionic Acids as Potent VLA‐4 Antagonists. ChemInform doi:10.1002/chin.200518084
- De Baere dkk. (1996). Quantitative Gas Chromatographic Analysis of 3-Cyano-3,3-Diphenylpropionic Acid, the Acidic Metabolite of Bezitramide (Burgodin®), in Urine. Journal of Analytical Toxicology doi:10.1093/jat/20.3.159
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
