2,6-Dihydroxyquinoline adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik, yang memiliki struktur dasar quinolin dengan dua gugus hidroksil pada posisi 2 dan 6. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang farmakologi dan kimia organik. Sebagai building block, senyawa ini memiliki potensi untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti substitusi, reduksi, atau oksidasi, sehingga menjadi bahan penting dalam pengembangan senyawa baru.
Karakteristik utama dari 2,6-Dihydroxyquinoline adalah kestabilannya dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional. Senyawa ini memiliki sifat polar yang moderat, sehingga mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi yang membutuhkan konsentrasi yang tepat dan kestabilan kimia.
Di laboratorium di Indonesia, 2,6-Dihydroxyquinoline sering digunakan dalam penelitian terkait sintesis senyawa obat, material kimia, dan bahan kimia industri. Bahan ini menjadi pilihan utama bagi para peneliti yang membutuhkan senyawa heterosiklik yang memiliki struktur kompleks dan aplikasi luas.
- Sintesis senyawa obat dengan struktur kompleks karena kemampuannya berikatan dengan berbagai gugus fungsional
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan reaktivitas tinggi dan struktur heterosiklik
- Penelitian farmakologi untuk memahami interaksi senyawa dengan reseptor biologis
- Pembuatan senyawa intermediet dalam proses produksi senyawa aktif farmakologis
- Pengujian katalis kimia untuk meningkatkan efisiensi reaksi kimia tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 19315-93-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung |
2,6-Dihydroxyquinoline harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitas dan kestabilan senyawa. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bisa bersifat iritatif jika terkena kulit atau mata. Selalu simpan dalam lingkungan yang sejuk dan kering untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan.
- Gruber dkk. (2016). The role of 2,4-dihydroxyquinoline (DHQ) in Pseudomonas aeruginosa pathogenicity. PeerJ doi:10.7717/peerj.1495
- Rimaz dkk. (2016). ChemInform Abstract: Base Organocatalyst Mediated Annulation of Arylglyoxalmonohydrates with 2,4‐Dihydroxyquinoline to Form New Pyranodiquinolinones.. ChemInform doi:10.1002/chin.201618156
- Rimaz dkk. (2016). Base organocatalyst mediated annulation of arylglyoxalmonohydrates with 2,4-dihydroxyquinoline to form new pyranodiquinolinones. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2015.11.074
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
