2,5-Dichlorobenzoyl Chloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dengan dua klorin pada posisi 2 dan 5 pada cincin benzena, serta gugus klorida pada posisi 1. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
Karena sifat kimianya yang reaktif, 2,5-Dichlorobenzoyl Chloride memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi nucleofilik. Senyawa ini juga memiliki titik didih yang tinggi dan daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan kloroform. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi yang memerlukan kondisi reaktif dan stabil.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas oleh peneliti dan pengembang dalam bidang kimia organik, farmasi, dan material. Ketersediaan dan keandalan produk ini memudahkan proses penelitian dan pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi di berbagai sektor industri.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam pembuatan senyawa organik kompleks
- Pembuatan bahan intermediet dalam produksi bahan kimia industri
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa halogen terhadap berbagai kondisi kimia
- Pengujian katalis dan reaktivitas dalam reaksi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2905-61-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,5-Dichlorobenzoyl Chloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan kelembapan. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya yang kuat, senyawa ini tidak boleh terpapar langsung atau disimpan bersama bahan kimia yang tidak kompatibel.
- Fu dkk. (2014). Ultra high performance liquid chromatography coupled with high resolution quantitation mass spectrometry method development and validation for determining genotoxic 2,5-dichlorobenzoyl chloride in MLN9708 drug substance. Journal of Pharmaceutical and Biomedical Analysis doi:10.1016/j.jpba.2013.11.012
- Leitch dkk. (2017). An Evaluation of Multiple Catalytic Systems for the Cyanation of 2,3-Dichlorobenzoyl Chloride: Application to the Synthesis of Lamotrigine. Organic Process Research & Development doi:10.1021/acs.oprd.7b00262
- Park dkk. (2011). Influence of the ortho effect in the solvolyses of dichlorobenzoyl chlorides. Journal of Physical Organic Chemistry doi:10.1002/poc.1851
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
