1,2-Dihydroxyindan adalah senyawa kimia yang memiliki struktur indan dengan dua gugus hidroksil pada posisi 1 dan 2. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang dapat diubah menjadi berbagai senyawa dengan fungsi spesifik, seperti obat, bahan kimia industri, atau senyawa analitik.
Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 1,2-Dihydroxyindan menjadi pilihan yang baik dalam reaksi kimia tertentu. Senyawa ini memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti substitusi, oksidasi, dan reaksi ring-opening. Sifat ini membuatnya sangat relevan dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa kompleks.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan oleh peneliti dan mahasiswa yang bekerja di bidang kimia organik, farmasi, dan teknologi material. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan akses bagi para peneliti untuk melakukan eksperimen dan pengembangan senyawa baru yang sesuai dengan kebutuhan penelitian di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Pembuatan bahan kimia intermediet dalam industri farmasi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik
- Pengembangan bahan material dengan sifat tertentu
- Analisis kimia untuk identifikasi senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4370-02-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena bersifat kimia, wadah harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Penyimpanan di tempat yang sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa.
- BOWDEN dkk. (1997). ChemInform Abstract: Reactions of Carbonyl Compounds in Basic Solutions. Part 23. The Mechanism of the Base‐Catalyzed Ring Fission of 2,2‐Dihydroxyindan‐1,3‐ diones. ChemInform doi:10.1002/chin.199737061
- Attia dkk. (2022). New validated spectrofluorimetric protocol for colistin assay through condensation with 2,2-dihydroxyindan-1,3-dione: application to content uniformity testing. RSC Advances doi:10.1039/d2ra04259b
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
