3,5-Dinitro-L-tyrosine Sodium Salt adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia. Bahan ini memiliki struktur kimia yang kompleks dan berfungsi sebagai substrat atau modifikasi dalam sintesis senyawa organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk studi tentang reaktivitas dan reaksi kimia tertentu, terutama dalam bidang peptida dan biokimia. Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan sinar. Karena sifat ini, 3,5-Dinitro-L-tyrosine Sodium Salt dipilih karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia yang spesifik, seperti reaksi substitusi dan reaksi oksidasi. Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terkait sintesis senyawa organik, pengembangan obat, serta studi tentang interaksi molekuler. Bahan ini menjadi alat penting dalam penelitian ilmiah yang memerlukan presisi dan keakuratan dalam eksperimen kimia.
- Digunakan dalam sintesis senyawa organik untuk reaksi substitusi dan oksidasi.
- Cocok untuk studi biokimia terkait modifikasi peptida dan protein.
- Berperan dalam pengembangan obat dan senyawa farmakologis.
- Dapat digunakan dalam analisis kimia untuk identifikasi senyawa tertentu.
- Memiliki potensi dalam penelitian material kimia dan polimer.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 502481-30-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan sinar. |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Karena sensitivitas terhadap kelembapan, wadah harus ditutup rapat dan tidak terbuka secara terus-menerus. Penggunaan harus dilakukan dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari kontaminasi dan risiko kecelakaan.
—

