TCI D3498 adalah 3,5-dimetilbenzaldehida, senyawa aldehida aromatik dengan dua gugus metil pada posisi meta terhadap gugus formil. Senyawa ini termasuk blok bangunan non-heterosiklik dan menjadi bahan awal yang sangat serbaguna karena gugus aldehida merupakan salah satu gugus fungsi paling reaktif dalam kimia organik. Dari gugus ini, peneliti dapat melakukan kondensasi dengan amina membentuk imina dan basa Schiff, reaksi Wittig dan aldol untuk memperpanjang rantai, reduksi menjadi alkohol benzilik, serta oksidasi menjadi asam karboksilat aromatik yang bersesuaian.
Sifat yang membuat senyawa ini dipilih adalah pola substitusi 3,5-dimetil yang simetris terhadap gugus formil. Kesetangkupan ini menyederhanakan penafsiran spektrum nuklir magnetik resonansi sehingga karakterisasi produk turunannya lebih mudah. Kedua gugus metil bersifat pendonor elektron lemah dan memberikan halangan sterik pada sisi cincin, yang berguna ketika peneliti ingin mengendalikan sudut putar antar cincin pada senyawa biaril atau mengatur kerapatan elektron pada ligan. Selain itu, gugus metil dapat difungsionalisasi lebih lanjut melalui halogenasi radikal atau oksidasi, sehingga membuka jalur sintesis bercabang dari satu bahan awal yang sama.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini banyak dipakai pada penelitian sintesis basa Schiff dan kompleks logam, kimia material organik, serta pembuatan senyawa uji untuk penapisan aktivitas biologis. Kemasan 5 g dan 25 g sesuai untuk pekerjaan riset skala laboratorium yang menuntut beberapa siklus percobaan, sekaligus mendukung penyiapan bahan antara bagi tahapan sintesis berikutnya tanpa penyimpanan berlebihan.
- Sintesis basa Schiff dan ligan imina: gugus aldehida bereaksi cepat dengan amina primer sehingga menghasilkan ligan yang siap dikompleks dengan berbagai ion logam transisi.
- Reaksi Wittig dan Horner-Wadsworth-Emmons: aldehida aromatik ini dipakai untuk membangun ikatan rangkap karbon-karbon menuju senyawa stilbena dan turunan terkonjugasi lainnya.
- Kondensasi aldol dan Knoevenagel: reaktivitas karbonil memungkinkan pembentukan senyawa enon aromatik yang berguna sebagai zat antara pada sintesis heterosiklik.
- Bahan awal senyawa material organik terkonjugasi: substituen metil membantu mengatur kelarutan dan susunan molekul pada penelitian material optoelektronik berbasis molekul kecil.
- Prekursor alkohol dan asam karboksilat aromatik: reduksi atau oksidasi gugus formil memberikan dua zat antara berbeda dari satu bahan awal yang sama.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 5779-95-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | cairan |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, terlindung cahaya, dan sebaiknya di bawah gas inert. |
- Kode produk: TCI D3498
Aldehida aromatik cenderung teroksidasi perlahan oleh udara menjadi asam karboksilat yang bersesuaian, sehingga bahan sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya, dan bila memungkinkan di bawah selimut gas nitrogen atau argon. Letakkan wadah pada tempat sejuk dan kering, jauh dari oksidator kuat, asam kuat, serta sumber panas. Lakukan pemindahan dengan pipet atau jarum suntik bersih di dalam lemari asam karena uapnya dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Tumpahan diserap bahan inert lalu dibuang melalui jalur limbah organik.
- El Dib dkk. (2008). Gas-phase reaction of the Cl atoms with dimethylbenzaldehyde isomers. Chemical Physics Letters doi:10.1016/j.cplett.2008.02.068
- Sumathi dkk. (2024). Molecular Structure, Spectroscopy, Molecular Docking and ADMET Studies of 2,5-Dimethylbenzaldehyde Semicarbazone as Potent Breast Cancer Agent. Asian Journal of Chemistry doi:10.14233/ajchem.2024.32060
- Liotta dkk. (2014). Selective 4,6-O-benzylidene formation of methyl α-d-mannopyranoside using 2,6-dimethylbenzaldehyde. Carbohydrate Research doi:10.1016/j.carres.2014.02.024
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

