4-Hydroxy-3,5-dimethylbenzaldehyde adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan gugus aldehida dan hidroksil yang memberikan sifat reaktif yang tinggi. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks, termasuk senyawa farmakologis, bahan pewarna, dan bahan kimia industri. Karena sifat reaktifnya, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi seperti reaksi condensasi, substitusi, dan reduksi.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap suhu tinggi dan paparan oksidasi. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa baru dengan berbagai aplikasi. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemudahan dalam penggunaan membuatnya menjadi pilihan yang praktis untuk peneliti dan laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan bahan kimia, dan studi tentang reaktivitas senyawa aromatik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini sebagai bahan dasar dalam eksperimen yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur molekul.
- Sintesis senyawa farmakologis sebagai bahan baku dalam pengembangan obat
- Reaksi kondensasi untuk pembentukan senyawa aromatik kompleks
- Pengujian reaktivitas senyawa aromatik dalam berbagai kondisi kimia
- Pembuatan bahan pewarna alami dan sintetis untuk industri tekstil
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia organik dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2233-18-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas serta paparan udara. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil akan mempertahankan kualitas senyawa. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau gelas, untuk mencegah reaksi kimia dengan wadah. Dalam penggunaan, harus diperhatikan kehati-hatian dalam penanganan untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
—

