3,4-Dimethylbenzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik sebagai bahan baku atau intermediet. Bahan ini sering ditemukan dalam sintesis senyawa aromatik dan turunannya, termasuk dalam pembuatan produk farmasi, bahan makanan, dan bahan kimia industri. Dalam laboratorium, senyawa ini memiliki peran penting dalam reaksi seperti reduksi, oksidasi, dan reaksi substitusi, yang memungkinkan pembentukan senyawa kompleks dengan struktur spesifik.
3,4-Dimethylbenzaldehyde memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang beragam. Senyawa ini bersifat aromatik dan memiliki titik didih serta titik leleh yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses pemanasan dan pendinginan dalam laboratorium. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemurnian tinggi membuatnya mudah digunakan dalam berbagai eksperimen kimia.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti kimia, mahasiswa, dan industri farmasi untuk keperluan penelitian dan pengembangan. Karena keberagaman aplikasinya, senyawa ini menjadi salah satu bahan penting dalam penelitian kimia murni maupun terapan.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks sebagai bahan baku dalam produksi obat
- Reaksi reduksi untuk pembentukan alkohol aromatik
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
- Pembuatan bahan makanan aroma buatan untuk industri pangan
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5973-71-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3,4-Dimethylbenzaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena sifat kimianya yang relatif stabil, senyawa ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan khusus selama penyimpanan jangka pendek. Namun, dalam penggunaan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata serta penggunaan masker dan sarung tangan untuk melindungi dari paparan.
- El Dib dkk. (2008). Gas-phase reaction of the Cl atoms with dimethylbenzaldehyde isomers. Chemical Physics Letters doi:10.1016/j.cplett.2008.02.068
- Sumathi dkk. (2024). Molecular Structure, Spectroscopy, Molecular Docking and ADMET Studies of 2,5-Dimethylbenzaldehyde Semicarbazone as Potent Breast Cancer Agent. Asian Journal of Chemistry doi:10.14233/ajchem.2024.32060
- Liotta dkk. (2014). Selective 4,6-O-benzylidene formation of methyl α-d-mannopyranoside using 2,6-dimethylbenzaldehyde. Carbohydrate Research doi:10.1016/j.carres.2014.02.024
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

