Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 10212-20-1

2'-Deoxy-2'-fluorocytidine TCI D3614

2'-Deoxy-2'-fluorocytidine TCI D3614

Identitas Kimia

No. CAS
10212-20-1
Rumus molekul
C9H12FN3O4
Berat molekul
245.21 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-amino-1-[(2R,3R,4R,5R)-3-fluoro-4-hydroxy-5-(hydroxymethyl)oxolan-2-yl]pyrimidin-2-one
SMILES
C1=CN(C(=O)N=C1N)C2C(C(C(O2)CO)O)F
InChIKey
NVZFZMCNALTPBY-XVFCMESISA-N
MDL
MDL00057445
PubChem
CID 101507
Harga reguler Rp 2.306.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.306.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3614 2'-Deoxy-2'-fluorocytidine adalah analog nukleosida sitidin yang gugus hidroksil pada posisi 2' gula ribosanya digantikan oleh atom fluor. Modifikasi kecil ini mengubah perilaku molekul secara berarti, sehingga senyawa menjadi bahan penting dalam kimia asam nukleat modern. Di laboratorium, bahan ini digunakan sebagai bahan awal sintesis nukleotida dan oligonukleotida termodifikasi, sebagai senyawa uji dalam penelitian antivirus, serta sebagai bahan acuan pada analisis kromatografi yang melibatkan nukleosida terfluorinasi.

Alasan utama pemilihan senyawa ini adalah pengaruh atom fluor pada konformasi dan kestabilan. Fluor yang sangat elektronegatif mengunci cincin gula pada konformasi tertentu, memperkuat pasangan basa pada untai asam nukleat, dan membuat ikatan glikosidik maupun rangka fosfodiester lebih tahan terhadap serangan enzim nuklease. Ukuran fluor yang hampir sebanding dengan hidrogen membuat modifikasi ini hampir tidak menambah beban sterik, sehingga molekul tetap dikenali oleh banyak enzim. Sebagai padatan yang dapat ditimbang dengan tepat dan larut baik dalam pelarut polar, bahan ini mudah dipakai untuk menyiapkan larutan induk maupun untuk reaksi perlindungan gugus fungsi.

Kelompok riset di Indonesia yang bergerak di bidang bioteknologi molekuler, virologi, dan pengembangan obat memanfaatkan bahan ini untuk mempelajari terapi berbasis oligonukleotida, merancang analog nukleosida antivirus, serta menyiapkan bahan pembanding pada metode analisis instrumental. Kemasan 1 gram sesuai untuk kebutuhan riset skala laboratorium yang menuntut ketelitian tinggi namun tidak memerlukan bahan dalam jumlah besar sekaligus.

  • Sintesis oligonukleotida terapeutik: unit 2'-fluoro yang dipasang pada siRNA maupun oligonukleotida antisense meningkatkan ketahanan terhadap nuklease sekaligus mempererat pengikatan pada RNA sasaran.
  • Penelitian analog nukleosida antivirus: kerangka sitidin terfluorinasi menjadi bahan awal turunan yang diuji kemampuannya mengganggu replikasi virus melalui penghambatan polimerase virus.
  • Pembuatan fosforamidit termodifikasi: senyawa ini dilindungi dan diaktifkan menjadi monomer siap pakai untuk sintesis asam nukleat otomatis pada mesin sintesis oligonukleotida.
  • Kajian kestabilan konformasi asam nukleat: efek elektronik atom fluor dimanfaatkan peneliti untuk mempelajari pengaruh konformasi gula terhadap struktur dan suhu leleh dupleks.
  • Standar pembanding analisis instrumental: struktur yang jelas dan spesifik membuatnya berguna sebagai senyawa acuan pada pengembangan metode HPLC serta LC-MS untuk nukleosida termodifikasi.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 10212-20-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides
Ukuran kemasan 1 g
Bentuk fisik padatan (serbuk hingga kristal)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran label serta SDS produsen

Simpan bahan pada wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, mengikuti anjuran suhu yang tercantum pada label kemasan. Botol kaca asli produsen atau vial kaca bertutup rapat merupakan wadah yang sesuai, sedangkan penyimpanan larutan induk sebaiknya menggunakan vial berukuran kecil agar dapat dibagi dan tidak mengalami pembekuan berulang. Timbang bahan secepat mungkin dengan alat bersih dan kering untuk membatasi penyerapan uap air. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan pelindung mata, serta hindari terhirupnya serbuk dengan bekerja di area berventilasi baik. Beri label lengkap pada setiap larutan yang dibuat, dan buang sisa bahan melalui jalur pengelolaan limbah kimia laboratorium.

—