Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 54328-33-5

Dermatan Sulfate Sodium Salt, CAS 54328-33-5, TCI D3672

Dermatan Sulfate Sodium Salt, CAS 54328-33-5, TCI D3672

Identitas Kimia

Nama lain
Chondroitin Sulfate B Sodium Salt
No. CAS
54328-33-5
PubChem
CID 53420572·SID 87560817
Rumus molekul
C14H21NO15S-2
Berat molekul
475.4 g/mol
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
6-[3-acetamido-2-hydroxy-6-(hydroxymethyl)-5-sulfonatooxyoxan-4-yl]oxy-3,4,5-trihydroxyoxane-2-carboxylate
SMILES
CC(=O)NC1C(C(C(OC1O)CO)OS(=O)(=O)[O-])OC2C(C(C(C(O2)C(=O)[O-])O)O)O
InChIKey
AVJBPWGFOQAPRH-UHFFFAOYSA-L
MDL
MDL00151683
Harga reguler Rp 2.544.150,00
Harga reguler Rp 1.794.450,00 Harga obral Rp 2.544.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3672 Dermatan Sulfate Sodium Salt adalah glikosaminoglikan tersulfasi yang disediakan dalam bentuk garam natrium untuk keperluan penelitian glikosains. Dermatan sulfat merupakan polisakarida rantai panjang yang secara alami menjadi komponen matriks ekstraselular pada kulit, pembuluh darah, tendon, dan berbagai jaringan ikat. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai substrat, ligan, maupun bahan pembanding untuk mempelajari struktur dan fungsi glikosaminoglikan, interaksinya dengan protein, serta perannya dalam proses biologis seperti pembekuan darah, remodeling jaringan, dan pengenalan sel. Bentuk garam natrium memudahkan pelarutan dalam media berair sehingga langsung dapat dipakai pada percobaan biokimia dan biologi sel.

Karakteristik utama yang membuatnya dipilih adalah kandungan gugus sulfat dan karboksilat yang memberi muatan negatif tinggi sepanjang rantai. Densitas muatan inilah yang mendasari kemampuan dermatan sulfat berinteraksi kuat dengan protein bermuatan positif dan menjadi dasar banyak metode analisis, mulai dari elektroforesis, kromatografi pertukaran anion, hingga uji pengikatan berbasis afinitas. Bahan berbentuk polimer alami seperti ini juga bersifat higroskopis dan larut air dengan baik, sehingga praktis dibuat menjadi larutan stok. Ketersediaan kemasan berukuran miligram sangat sesuai karena percobaan glikosains umumnya hanya memerlukan bahan dalam jumlah kecil per uji, sekaligus menjaga sisa bahan tetap segar dan tidak terlalu lama tersimpan.

Di Indonesia, reagen glikosaminoglikan seperti ini dipakai pada laboratorium biokimia, bioteknologi, farmasi, dan kedokteran dasar, terutama untuk penelitian matriks ekstraselular, biologi jaringan, serta pengembangan metode analisis polisakarida. Kemasan miligram membantu kelompok riset kampus dan lembaga penelitian yang menjalankan percobaan terbatas namun menuntut mutu bahan yang konsisten. Karena bahan bersifat higroskopis, banyak laboratorium menyimpannya di lemari pendingin atau freezer bersama desikan, lalu membaginya menjadi aliquot larutan stok agar wadah induk tidak sering dibuka.

  • Penelitian struktur dan fungsi glikosaminoglikan, karena dermatan sulfat merupakan anggota utama keluarga ini sehingga cocok sebagai bahan model maupun pembanding analisis.
  • Studi interaksi polisakarida dengan protein matriks dan faktor pertumbuhan, sebab densitas muatan negatifnya mendorong pengikatan elektrostatik yang dapat diukur secara kuantitatif.
  • Uji enzimatik menggunakan kondroitinase atau lyase glikosaminoglikan lain, karena bahan ini berfungsi sebagai substrat untuk memantau aktivitas dan spesifisitas enzim tersebut.
  • Penelitian biologi matriks ekstraselular dan kultur sel, sebab penambahan glikosaminoglikan pada media dapat dipakai menelaah adhesi, migrasi, serta diferensiasi sel.
  • Pengembangan metode analisis seperti elektroforesis dan kromatografi pertukaran anion, karena polimer bermuatan tinggi ini memberi profil pemisahan yang jelas sebagai penanda rujukan.

Merek TCI
Nomor CAS 54328-33-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 20 mg dan 100 mg
Bentuk fisik padatan atau serbuk yang bersifat higroskopis (rujuk sertifikat analisis lot)
Penyimpanan simpan pada suhu dingin sesuai anjuran label, tertutup rapat, dan terlindung dari kelembapan

Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada suhu dingin sesuai anjuran produsen, sebaiknya di dalam desikator atau bersama kantong desikan karena polisakarida tersulfasi mudah menyerap air dari udara. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada bahan dan memengaruhi ketepatan penimbangan. Untuk pemakaian berulang, buat larutan stok dalam air bebas ion atau bufer yang sesuai, lalu bagi menjadi aliquot kecil dan simpan beku untuk menghindari siklus beku-lebur berulang. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari pembentukan debu saat menimbang serbuk halus. Ditujukan untuk penggunaan penelitian oleh personel terlatih.

  • Wang dkk. (2016). Chondroitin sulfate/dermatan sulfate sulfatases from mammals and bacteria. Glycoconjugate Journal doi:10.1007/s10719-016-9720-0
  • Pacheco dkk. (2009). Two Dermatan Sulfate Epimerases Form Iduronic Acid Domains in Dermatan Sulfate. Journal of Biological Chemistry doi:10.1074/jbc.m809339200
  • Saito (2005). Factor H Is a Dermatan Sulfate-Binding Protein: Identification of a Dermatan Sulfate-Mediated Protease That Cleaves Factor H. Journal of Biochemistry doi:10.1093/jb/mvi025

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.