TCI H0603 Sodium Hyaluronate from Cockscomb adalah garam natrium dari asam hialuronat yang diperoleh dari jengger ayam, sebuah sumber alami klasik untuk glikosaminoglikan ini. Asam hialuronat merupakan polisakarida linear berulang yang secara alami terdapat pada matriks ekstraseluler, cairan sinovial, dan kulit. Di laboratorium, bahan ini dipakai sebagai bahan uji standar untuk penelitian glikosains, sebagai substrat pada pengujian enzim hialuronidase, serta sebagai bahan dasar pembuatan biomaterial dan perancah kultur sel. Kemurnian tingkat reagen menjadikannya rujukan yang andal ketika peneliti memerlukan sumber hialuronat dengan asal yang jelas dan terdokumentasi.
Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah kemampuannya mengikat air dalam jumlah sangat besar serta membentuk larutan kental yang bersifat viskoelastik bahkan pada konsentrasi rendah. Rantainya membawa gugus karboksilat yang terionisasi sehingga bersifat polianion dan mudah berinteraksi dengan polimer bermuatan positif untuk membentuk kompleks polielektrolit. Gugus karboksilat dan hidroksil pada rantai juga menyediakan titik modifikasi kimia, sehingga hialuronat dapat dicangkok dengan gugus fungsi lain untuk membentuk hidrogel berikatan silang. Bahan yang berasal dari jengger ayam umum dipakai ketika peneliti ingin membandingkan hialuronat asal hewani dengan hialuronat hasil fermentasi bakteri.
Di Indonesia, bahan ini banyak dipakai laboratorium bioteknologi, farmasi, dan riset kosmetik yang mengembangkan formulasi pelembap serta sistem penghantaran bahan aktif, juga oleh laboratorium biomaterial yang menyiapkan hidrogel untuk rekayasa jaringan. Kemasan 100 mg sesuai untuk pengujian skala kecil dan penapisan awal, sedangkan kemasan 1 g mendukung penyiapan seri formulasi atau pembuatan hidrogel yang membutuhkan bahan lebih banyak.
- Substrat pengujian aktivitas enzim hialuronidase, karena rantai hialuronat terdegradasi secara terukur sehingga penurunan viskositas atau kenaikan gula pereduksi dapat dipantau.
- Bahan dasar hidrogel dan perancah rekayasa jaringan, sebab rantainya dapat diikat silang menjadi jaringan berair yang menyerupai matriks ekstraseluler alami.
- Penelitian formulasi kosmetik dan pelembap, mengingat kemampuannya mengikat air sangat tinggi sehingga menjadi model standar untuk kajian hidrasi dan sifat reologi sediaan.
- Kajian interaksi reseptor permukaan sel, karena hialuronat merupakan ligan alami sejumlah reseptor yang berperan pada adhesi, migrasi, dan pensinyalan sel.
- Suplemen media kultur dan pelapis permukaan kultur sel, sebab lapisan hialuronat dapat mengatur perlekatan sel serta membantu mempertahankan fenotipe sel tertentu.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 9067-32-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 100 mg dan 1 g |
| Bentuk fisik | padatan atau serbuk higroskopis, berasal dari jengger ayam |
| Penyimpanan | simpan pada suhu rendah dalam wadah tertutup rapat sesuai keterangan label dan sertifikat analisis batch |
Simpan bahan dalam wadah asli yang tertutup rapat pada suhu rendah sesuai anjuran label, terlindung dari kelembapan karena natrium hialuronat bersifat higroskopis dan mudah menyerap uap air. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terbentuk embun yang menggumpalkan serbuk. Gunakan spatula bersih dan kering, serta timbang secepat mungkin. Larutan yang sudah disiapkan sebaiknya dibuat segar, disaring bila diperlukan untuk kerja steril, dan disimpan dingin dalam waktu terbatas. Kenakan sarung tangan dan jas laboratorium selama penanganan.
- CLARK (1995). S20.9. Rheological properties of biopolymer solutions; sodium hyaluronate, sodium alginate, xanthan and gellan. Biorheology doi:10.1016/0006-355x(95)92065-i
- Wu dkk. (2023). Efficacy of acupotomy combined with sodium hyaluronate versus sodium hyaluronate alone in the treatment of knee osteoarthritis: A meta-analysis. Medicine doi:10.1097/md.0000000000034930
- Mizukoshi dkk. (1998). Small-angle X-ray scattering from sodium hyaluronate in aqueous sodium chloride. Polymer Bulletin doi:10.1007/s002890050290
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

