Potassium Hyaluronate dari bakteri (TCI H1808) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan biomedis. Bahan ini merupakan glikosaminoglikan yang memiliki struktur kompleks dan berperan penting dalam berbagai proses fisiologis, seperti pembentukan jaringan ikat dan pengaturan cairan di dalam tubuh. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk penelitian terkait kesehatan, kosmetik, dan pengembangan obat.
Karena sifatnya yang stabil dan kemurniannya tinggi, Potassium Hyaluronate dari bakteri sangat diminati dalam eksperimen yang membutuhkan bahan kimia berkualitas tinggi. Senyawa ini juga memiliki sifat hidrofilik yang membuatnya mudah larut dalam air, sehingga memudahkan dalam proses pelarutan dan penggunaan dalam berbagai reaksi kimia. Ketersediaan dalam bentuk padat juga memudahkan dalam penyimpanan dan penggunaan.
Di laboratorium Indonesia, Potassium Hyaluronate dari bakteri sering ditemukan dalam penelitian bidang biomedis, farmasi, dan kosmetik. Bahan ini sangat relevan dalam studi tentang efek biologis senyawa glikosaminoglikan, serta dalam pengembangan produk yang memanfaatkan sifat hidrasi dan ketersediaan senyawa ini.
- Penelitian tentang efek biologis senyawa glikosaminoglikan pada jaringan ikat
- Pengembangan produk kosmetik yang memanfaatkan sifat hidrasi senyawa ini
- Eksperimen biomedis untuk studi penyakit terkait pembentukan jaringan
- Penelitian tentang penggunaan senyawa ini dalam terapi regeneratif
- Pengujian ketersediaan dan stabilitas senyawa dalam berbagai kondisi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 31799-91-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari kelembapan |
Potassium Hyaluronate dari bakteri harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat sangat hidrofilik, sehingga perlu diperhatikan dalam proses penggunaan dan penyimpanan. Selama penyimpanan, pastikan suhu ruangan stabil dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengolah bahan ini untuk menjaga keselamatan di laboratorium.
—
