Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 9004-61-9

Hyaluronic Acid from Bacteria TCI H1807

Hyaluronic Acid from Bacteria TCI H1807

Identitas Kimia

No. CAS
9004-61-9
Kemurnian
>90.0%(E)
Harga reguler Rp 6.095.250,00
Harga reguler Rp 4.277.700,00 Harga obral Rp 6.095.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Hyaluronic Acid dari bakteri (TCI H1807) adalah senyawa biokimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terkait biologi molekuler dan kimia organik. Bahan ini memiliki struktur polimer karbohidrat yang terdiri dari unit glukosamin dan asam glukuronat, sehingga memiliki sifat hidrofilik dan kemampuan untuk menyerap air secara signifikan. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau dalam pengembangan produk farmasi dan kosmetik.

Hyaluronic Acid dari bakteri memiliki keunggulan dalam stabilitas kimia dan kemampuan untuk berinteraksi dengan berbagai molekul biologis. Senyawa ini juga memiliki daya larut tinggi dalam air, sehingga memudahkan proses pelarutan dan penggunaan dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifatnya yang aman dan tidak beracun, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam eksperimen yang memerlukan bahan yang tidak menyebabkan keracunan atau reaksi tidak diinginkan.

Di laboratorium Indonesia, Hyaluronic Acid dari bakteri digunakan dalam penelitian terkait biomedis, farmakologi, dan kosmetik. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang fokus pada pengembangan produk untuk perawatan kulit, pengobatan penyakit degeneratif, atau penelitian tentang interaksi molekuler dalam tubuh manusia.

Brosur TCI (PDF)

  • Bahan baku untuk sintesis senyawa biomedis yang memerlukan struktur polimer kompleks
  • Komponen utama dalam pengembangan produk kosmetik untuk perawatan kulit
  • Bahan penelitian dalam studi interaksi antara protein dan polimer biologis
  • Bahan untuk uji kelayakan dalam pengembangan obat baru
  • Komponen dalam eksperimen biokimia yang memerlukan senyawa hidrofilik

Merek TCI
Nomor CAS 9004-61-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 1g
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan

Hyaluronic Acid dari bakteri harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung serta kelembapan tinggi. Bahan ini sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan, sehingga penyimpanan dalam suhu kamar dan kelembapan terkendali sangat dianjurkan. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan wadah tetap tertutup untuk mencegah penyerapan kelembapan. Gunakan sarung tangan dan alat pelindung diri untuk memastikan keselamatan dalam penanganan.

  • Tsepilov dkk. (2015). Hyaluronic acid — an “old” molecule with “new” functions: biosynthesis and depolymerization of hyaluronic acid in bacteria and vertebrate tissues including during carcinogenesis. Biochemistry (Moscow) doi:10.1134/s0006297915090011
  • Bełdowski dkk. (2018). Physical crosslinking of hyaluronic acid in the presence of phospholipids in an aqueous nano-environment. Soft Matter doi:10.1039/c8sm01388h
  • Wollina dkk. (2023). Hyaluronic Acid in Facial Rehabilitation—A Narrative Review. Cosmetics doi:10.3390/cosmetics10020061

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

Referensi dari brosur TCI

  1. Monika Michalczyk. Hyaluronic Acid as a Modern Approach in Anticancer Therapy-Review International Journal of Molecular Sciences, 2022. doi:10.3390/ijms24010103