Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 14753-51-6

2,5-Dibromohydroquinone TCI D4067

2,5-Dibromohydroquinone TCI D4067

Identitas Kimia

Nama lain
2,5-Dibromo-1,4-benzenediol
No. CAS
14753-51-6
PubChem
CID 280945·SID 253660052
Rumus molekul
C6H4Br2O2
Berat molekul
267.90 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,5-dibromobenzene-1,4-diol
SMILES
C1=C(C(=CC(=C1Br)O)Br)O
InChIKey
VALXCIRMSIFPFN-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00192664
Harga reguler Rp 1.829.100,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.829.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4067 2,5-Dibromohydroquinone adalah turunan hidrokuinon yang membawa dua atom brom pada posisi 2 dan 5 cincin benzena, berdampingan dengan dua gugus hidroksil fenolik pada posisi para. Struktur simetris dengan empat titik reaktif ini menjadikannya bahan bangunan non-heterosiklik yang sangat berguna di laboratorium sintesis organik dan kimia material. Gugus hidroksilnya mudah dialkilasi menjadi eter alkoksi, sementara atom bromnya siap dipakai untuk reaksi kopling silang, sehingga senyawa ini kerap menjadi titik awal pembuatan monomer aromatik tersubstitusi ganda.

Karakteristik utama yang membuatnya dipilih adalah kemampuannya menghasilkan kerangka fenilena tersubstitusi secara terkontrol. Setelah kedua gugus hidroksil diubah menjadi eter rantai panjang, senyawa hasilnya memperoleh kelarutan yang jauh lebih baik dalam pelarut organik, sebuah syarat penting bagi pemrosesan polimer terkonjugasi berbasis larutan. Dua atom brom yang tersusun simetris memungkinkan polimerisasi tumbuh berantai secara linier melalui kopling Suzuki, Stille, Sonogashira, maupun jalur Gilch. Selain itu, pasangan hidroksil fenolik memberi sifat redoks khas hidrokuinon yang dimanfaatkan dalam riset material elektroaktif.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini banyak digunakan pada riset polimer terkonjugasi, material elektroluminesensi, serta sintesis ligan organik untuk kimia koordinasi dan kerangka logam-organik. Kemasan 5 gram sesuai untuk percobaan penjajakan rute sintesis dan optimasi kondisi alkilasi, sedangkan kemasan 25 gram membantu laboratorium yang memerlukan pasokan monomer lebih besar untuk polimerisasi berulang, pembuatan seri turunan, atau penyiapan bahan menuju tahap fabrikasi perangkat.

  • Sintesis monomer dialkoksi-fenilena, karena kedua gugus hidroksil dapat dialkilasi untuk meningkatkan kelarutan polimer terkonjugasi dalam pelarut organik umum.
  • Pembuatan polimer jenis poli(fenilena vinilena), sebab dua atom brom simetris menyediakan titik polimerisasi yang menghasilkan rantai utama linier dan teratur.
  • Reaksi kopling silang berkatalis paladium, mengingat ikatan karbon–brom pada cincin aromatik reaktif terhadap adisi oksidatif pada kondisi reaksi standar.
  • Sintesis ligan organik untuk kimia koordinasi, karena gugus fenolik dapat difungsionalisasi menjadi situs pengikat logam yang dirancang secara terarah.
  • Riset material redoks aktif, sebab kerangka hidrokuinon memiliki pasangan redoks hidrokuinon–kuinon yang menarik untuk kajian penyimpanan dan transfer muatan.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D4067
Nomor CAS 14753-51-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang; rincian mengikuti lembar data dan sertifikat analisis bawaan produk
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, terlindung dari cahaya dan udara, dalam wadah tertutup rapat

Simpan 2,5-Dibromohydroquinone dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena senyawa fenolik cenderung menggelap bila terpapar udara dan sinar dalam waktu lama. Jauhkan dari oksidator kuat, basa kuat, dan sumber panas. Lakukan penimbangan di lemari asam atau ruang berventilasi baik untuk mencegah paparan debu, dan gunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, serta kacamata pelindung. Bila memungkinkan, gunakan atmosfer gas inert pada wadah yang sering dibuka agar mutu bahan lebih terjaga. Tutup rapat kembali setelah digunakan, beri label yang jelas, dan buang limbah melalui jalur pengelolaan limbah kimia laboratorium.

  • Lyubchanskaya dkk. (1992). Synthesis of derivatives of 2-(1-ethoxycarbonyl-2-aminopropen-1-yl)-3,5-dibromohydroquinone. Pharmaceutical Chemistry Journal doi:10.1007/bf00773080
  • Li dkk. (2015). 1,3,5‐triazine crosslinked 2,5‐dibromohydroquinone as new hole‐transport material in polymer light‐emitting diodes. physica status solidi (a) doi:10.1002/pssa.201532507

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.