Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 69975-86-6

Doxofylline TCI D4302

Doxofylline TCI D4302

Identitas Kimia

Nama lain
7-(1,3-Dioxolan-2-ylmethyl)theophylline · 7-(1,3-Dioxolan-2-ylmethyl)-1,3-dimethyl-1H-purine-2,6-dione · 7-(1,3-Dioxolan-2-ylmethyl)-1,3-dimethylxanthine
No. CAS
69975-86-6
PubChem
CID 50942·SID 253659730
Rumus molekul
C11H14N4O4
Berat molekul
266.26 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
7-(1,3-dioxolan-2-ylmethyl)-1,3-dimethylpurine-2,6-dione
SMILES
CN1C2=C(C(=O)N(C1=O)C)N(C=N2)CC3OCCO3
InChIKey
HWXIGFIVGWUZAO-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00865218
Harga reguler Rp 2.411.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.411.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4302 adalah Doxofylline, turunan xantina yang secara struktur berkerabat dengan teofilina namun membawa gugus dioksolan pada posisi nitrogen cincin. Senyawa ini dikelompokkan sebagai alkaloid pada kategori biochemicals and reagents dan dikenal dalam farmakologi sebagai bronkodilator golongan metilxantina. Di laboratorium, bahan bermutu reagen seperti ini dipakai sebagai bahan rujukan untuk pengembangan metode analisis, penelitian formulasi, dan kajian farmakologi dasar, bukan untuk penggunaan pada manusia atau hewan tanpa izin etik yang sesuai.

Sifat yang membuatnya penting bagi laboratorium adalah kerangka xantinanya yang terdefinisi jelas serta gugus dioksolan yang membedakannya dari teofilina, sehingga senyawa ini dapat digunakan sebagai pembanding struktural dalam studi hubungan struktur dan aktivitas. Sebagai turunan xantina, ia memiliki gugus karbonil dan nitrogen cincin yang memberi serapan ultraviolet khas, sangat membantu deteksi pada kromatografi cair kinerja tinggi maupun spektrofotometri. Kelarutannya yang moderat pada media berair dan pelarut organik polar memudahkan penyiapan larutan baku untuk kurva kalibrasi. Kemurnian tingkat reagen juga penting agar puncak kromatogram tidak terganggu senyawa sejenis.

Laboratorium farmasi, kimia analitik, dan bioteknologi di Indonesia biasa memakai bahan seperti ini pada validasi metode penetapan kadar, pengujian disolusi produk, serta penelitian pengembangan formulasi di perguruan tinggi maupun laboratorium pengujian. Kemasan 1 g cocok untuk pembuatan larutan baku dan pengembangan metode, sedangkan kemasan 25 g mendukung penelitian formulasi atau pengujian berulang dengan jumlah sampel banyak.

  • Pengembangan dan validasi metode analisis: dipakai sebagai bahan pembanding untuk menyusun kurva kalibrasi pada penetapan kadar dengan kromatografi cair kinerja tinggi.
  • Penelitian formulasi sediaan farmasi: digunakan pada percobaan skala laboratorium untuk mengkaji kelarutan, kompatibilitas eksipien, dan profil pelepasan bahan aktif.
  • Kajian hubungan struktur dan aktivitas: kerangka xantina dengan gugus dioksolan menjadi pembanding struktural terhadap teofilina dalam penelitian farmakologi dasar.
  • Uji disolusi dan stabilitas: bahan rujukan bermutu reagen diperlukan agar hasil pengukuran kadar pada uji pelepasan dan penyimpanan dapat dipercaya.
  • Penelitian farmakologi sel dan jaringan: sebagai metilxantina, senyawa ini dipakai dalam kajian mekanisme relaksasi otot polos saluran napas pada model laboratorium.

Merek TCI
Nomor CAS 69975-86-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Alkaloids
Ukuran kemasan 1 g, 25 g
Bentuk fisik turunan xantina berupa padatan; penampakan lot mengikuti label dan sertifikat analisis
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya

Simpan dalam wadah tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, jauh dari bahan yang mudah menguap agar tidak terjadi kontaminasi silang pada bahan rujukan analisis. Timbang menggunakan spatula bersih dan neraca analitik yang terkalibrasi, serta hindari pengembunan dengan membiarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka bila disimpan dingin. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium; hindari menghirup debu padatan. Larutan baku sebaiknya diberi label lengkap berisi tanggal pembuatan dan konsentrasi, lalu digunakan sesuai masa pakai yang ditetapkan laboratorium.

  • (2025). Ceftriaxone/doxofylline. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-025-77490-1
  • Kapase (2021). ANALYTICAL METHOD DEVELOPMENT AND VALIDATION OF COMBINATION OF ANTI-ASTHMATIC DRUGS MONTELUKAST AND DOXOFYLLINE. Journal of Medical pharmaceutical and allied sciences doi:10.22270/jmpas.v10i6.1940
  • Jiang dkk. (2024). Efficacy of Budesonide and Formoterol Inhalation Aerosol in Conjunction with Doxofylline in Chronic Obstructive Pulmonary Disease. Indian Journal of Pharmaceutical Sciences doi:10.36468/pharmaceutical-sciences.spl.885

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.