2,3-Dichlorobenzonitrile adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan dua klorin dan satu nitril gugus, sehingga menjadi komponen penting dalam reaksi substitusi dan reaksi kondensasi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih besar, terutama dalam bidang kimia organik dan sintesis farmasi.
Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 2,3-Dichlorobenzonitrile menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai reagen seperti nukleofil dan elektrofil, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa baru dengan struktur yang beragam. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemudahan dalam penggunaan membuatnya sangat praktis untuk laboratorium.
Di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan obat, dan analisis kimia. Peneliti di laboratorium lokal mengandalkan bahan ini untuk memperluas pengetahuan tentang sintesis senyawa kompleks. Karena kebutuhan akan senyawa baku yang kualitas tinggi, produk ini menjadi bagian penting dalam kegiatan penelitian ilmiah di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks karena struktur aromatiknya yang stabil
- Reaksi substitusi nukleofilik untuk pembentukan senyawa baru
- Pengembangan obat dengan modifikasi struktur molekul
- Analisis kimia untuk identifikasi senyawa dalam campuran
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa nitril terhadap berbagai reagen
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6574-97-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
2,3-Dichlorobenzonitrile harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung terhadap cahaya matahari dan udara bebas. Bahan ini bersifat kimia yang perlu ditangani dengan hati-hati, menggunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Pastikan area penyimpanan terpisah dari bahan kimia yang reaktif atau mudah terbakar.
- K. Ryu dkk. (1992). The Reactions of 2,6-Dichlorobenzonitrile Oxide with Pyrimidine Derivatives. HETEROCYCLES doi:10.3987/com-92-6071
- Tanaka dkk. (1994). Reductive electropolymerization of 2,5-dichlorobenzonitrile. Journal of the Chemical Society, Chemical Communications doi:10.1039/c39940001071
- Surabhi Singhal (2025). Comparative study of Spectroscopic Analysis of 2 Chloro 5 Nitrobenzonitrile and 2,5 Dichlorobenzonitrile. International Journal of Scientific Development and Research doi:10.56975/ijsdr.v10i7.304166
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

