4-(Difluoromethoxy)benzonitrile adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang mengandung gugus nitril dan gugus difluoromethoxy, sehingga sangat relevan dalam reaksi kimia yang melibatkan substitusi dan reaksi elektrofilik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih besar, seperti senyawa farmakologis atau bahan kimia industri.
Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 4-(Difluoromethoxy)benzonitrile menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa fluorinasi. Gugus fluorin dalam molekul ini memberikan sifat unik, seperti kestabilan kimia dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi lain. Senyawa ini juga memiliki daya tarik dalam penelitian karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia yang kompleks.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi, material, dan analisis kimia. Peneliti lokal sering memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang kesehatan dan industri.
- Sintesis senyawa fluorinasi untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan bahan kimia untuk industri material dan plastik
- Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa aromatik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik kompleks
- Pengujian kualitas bahan kimia dalam analisis kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 90446-25-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari bahan kimia yang bersifat reaktif. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
—
