2,6-Difluoro-3-nitrobenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur kompleks dengan dua atom fluor dan satu grup nitro yang memberikan sifat reaktif dan unik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar atau building block untuk membangun senyawa kompleks lainnya. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang sangat menarik, terutama karena adanya atom fluor dan grup nitro yang memengaruhi polaritas dan reaktivitas molekul. Kombinasi tersebut membuatnya sangat cocok untuk reaksi substitusi, reduksi, dan reaksi lainnya yang membutuhkan kestabilan dan reaktivitas tertentu. Karena sifatnya yang khas, senyawa ini sering dipilih oleh para peneliti untuk menghasilkan senyawa dengan sifat tertentu.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik, farmasi, dan material. Peneliti di Indonesia sering memanfaatkan senyawa ini sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang medis, industri, atau lingkungan.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan substitusi fluor dan nitro
- Reaksi reduksi untuk menghasilkan senyawa dengan struktur lebih sederhana
- Pengembangan obat baru melalui modifikasi struktur molekul
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa fluorinasi
- Studi tentang efek substitusi pada reaktivitas senyawa aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 83141-10-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia. Karena bersifat kimia yang reaktif, sebaiknya dihindari paparan langsung dari cahaya matahari atau panas. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia sangat disarankan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menjaga keselamatan di laboratorium.
—
