2,4-Dimethoxyphenol adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini merupakan salah satu contoh dari senyawa aromatik yang memiliki struktur fenol dengan substitusi metoksil di posisi 2 dan 4. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang organik dan farmakologi. Karena sifatnya yang reaktif, 2,4-Dimethoxyphenol banyak ditemukan dalam berbagai reaksi substitusi, oksidasi, dan reduksi.
Salah satu keunggulan dari 2,4-Dimethoxyphenol adalah kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai reaktan lain, sehingga memudahkan proses sintesis senyawa baru. Senyawa ini juga memiliki sifat polar yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai kondisi reaksi. Selain itu, struktur kimianya yang sederhana dan stabil membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai aplikasi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 2,4-Dimethoxyphenol sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini sangat relevan untuk keperluan pendidikan, penelitian, dan pengembangan produk kimia. Karena ketersediaannya yang relatif mudah dan harga yang kompetitif, senyawa ini menjadi pilihan utama di berbagai institusi penelitian dan universitas di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks yang membutuhkan substitusi metoksil
- Reaksi oksidasi untuk menghasilkan senyawa fenolik dengan struktur tertentu
- Pengembangan obat dan farmakologi dalam penelitian senyawa aktif
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi berbeda
- Produksi bahan baku untuk industri kimia dan material
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13330-65-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
2,4-Dimethoxyphenol sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat dan dalam kondisi kering serta sejuk. Bahan ini bersifat reaktif dan dapat menyerap kelembapan, sehingga wadah yang digunakan harus tahan terhadap korosi dan tidak menyerap uap air. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan bahan selama penggunaan.
- Mollà-Guerola dkk. (2023). (E)-2-(1,3-Diphenylallyl)-3,5-dimethoxyphenol. Molbank doi:10.3390/m1709
- Betts dkk. (1991). Oxidative coupling of 2,6-dimethoxyphenol by fungi and bacteria. Mycological Research doi:10.1016/s0953-7562(09)80063-4
- Solano (2001). Dimethoxyphenol oxidase activity of different microbial blue multicopper proteins. FEMS Microbiology Letters doi:10.1016/s0378-1097(01)00400-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
