2,5-Dimethoxyphenol adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa heterosiklik dan turunan fenol. Sebagai salah satu komponen dalam kategori Building Blocks, senyawa ini memiliki peran penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk memperluas kemampuan sintesis senyawa dengan struktur tertentu.
2,5-Dimethoxyphenol memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol dalam kondisi tertentu. Senyawa ini memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses pemisahan dan purna-pemrosesan. Karena sifat kimianya yang tidak sangat reaktif dalam kondisi biasa, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia yang membutuhkan kontrol yang ketat.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa bioaktif. Banyak institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi klinis atau industri.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi pada struktur fenol untuk memperoleh senyawa dengan aktivitas biologis
- Pembuatan senyawa intermediet dalam produksi bahan kimia industri
- Penelitian kimia organik untuk pengembangan material baru
- Uji aktivitas biologis senyawa turunan fenol
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 18113-18-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sinar matahari langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya yang tidak sangat reaktif, senyawa ini relatif aman dalam penggunaan normal, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Mollà-Guerola dkk. (2023). (E)-2-(1,3-Diphenylallyl)-3,5-dimethoxyphenol. Molbank doi:10.3390/m1709
- Betts dkk. (1991). Oxidative coupling of 2,6-dimethoxyphenol by fungi and bacteria. Mycological Research doi:10.1016/s0953-7562(09)80063-4
- Solano (2001). Dimethoxyphenol oxidase activity of different microbial blue multicopper proteins. FEMS Microbiology Letters doi:10.1016/s0378-1097(01)00400-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
