Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 92220-65-0

Dichlorotetrakis[2-(2-pyridinyl)phenyl]diiridium(III) TCI D5744

Dichlorotetrakis[2-(2-pyridinyl)phenyl]diiridium(III) TCI D5744
Harga reguler Rp 4.103.400,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.103.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D5744 dengan nomor CAS 92220-65-0 adalah Dichlorotetrakis[2-(2-pyridinyl)phenyl]diiridium(III), sebuah kompleks dimer iridium(III) tersiklometalasi yang dijembatani oleh dua atom klorida. Setiap pusat iridium mengikat dua ligan 2-fenilpiridina melalui ikatan iridium–karbon dan iridium–nitrogen. Di laboratorium kimia anorganik dan katalisis, senyawa ini berfungsi sebagai prekursor kunci untuk membangun berbagai kompleks iridium siklometalasi. Peneliti umumnya memutus jembatan klorida menggunakan ligan pendukung seperti bipiridina, fenantrolina, atau ligan asetilasetonat sehingga terbentuk kompleks mononuklir dengan sifat fotofisika yang dapat dirancang sesuai kebutuhan penelitian.

Sifat yang menjadikan senyawa ini sangat dihargai adalah kemudahan penggantian jembatan klorida, yang membuatnya berperan sebagai gerbang masuk menuju keluarga besar kompleks iridium fosforesen. Kompleks turunan dari prekursor ini dikenal memiliki kopling spin–orbit yang kuat akibat atom iridium yang berat, sehingga mampu memanfaatkan keadaan tereksitasi triplet secara efisien. Karakter tersebut menjadi dasar pemanfaatannya sebagai fotokatalis redoks yang digerakkan cahaya tampak maupun sebagai emitter fosforesen. Kerangka 2-fenilpiridina yang stabil secara termal dan kimia turut menjaga keutuhan kompleks selama tahap sintesis lanjutan dan pemurnian.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan bahan ini terutama pada riset fotokatalisis organik, kimia koordinasi logam transisi, pengembangan material elektroluminesen, serta penelitian probe pencitraan sel berbasis logam. Ukuran kemasan 200 mg dan 1 g sejalan dengan pola pemakaian senyawa logam mulia yang biasanya digunakan dalam jumlah kecil namun menuntut kemurnian tinggi. Ketersediaan kemasan kecil sangat membantu kelompok riset kampus yang menjalankan percobaan penapisan kondisi reaksi sebelum meningkatkan skala.

  • Prekursor sintesis kompleks iridium siklometalasi, karena jembatan kloridanya mudah digantikan ligan pendukung untuk menghasilkan kompleks mononuklir dengan sifat terarah.
  • Pengembangan fotokatalis redoks cahaya tampak, sebab turunan iridium siklometalasi mampu menyerap cahaya tampak dan menjalankan transfer elektron maupun energi secara efisien.
  • Penelitian material fosforesen untuk perangkat elektroluminesen, karena atom iridium berat memungkinkan pemanfaatan keadaan triplet yang mendasari emisi berefisiensi tinggi.
  • Studi kimia koordinasi logam transisi, sebab strukturnya menjadi contoh klasik siklometalasi yang berguna untuk pengajaran maupun penelitian ikatan logam–karbon.
  • Pembuatan probe fluoresen dan sensor oksigen berbasis logam, memanfaatkan masa hidup keadaan tereksitasi yang panjang pada kompleks iridium hasil turunannya.

Merek TCI
Nomor CAS 92220-65-0
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements
Ukuran kemasan 200 mg dan 1 g
Bentuk fisik padatan berbentuk serbuk
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan gelap, dalam wadah tertutup rapat serta terlindung dari kelembapan

Simpan kompleks iridium ini dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya. Karena senyawa organologam umumnya peka terhadap kelembapan dan paparan cahaya berkepanjangan, penyimpanan di dalam desikator atau di bawah atmosfer gas inert merupakan praktik yang dianjurkan bagi laboratorium yang menggunakannya secara berkala. Lakukan penimbangan dengan spatula bersih dan kering untuk menghindari kontaminasi silang, serta gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Hindari menghirup debu padatan dengan bekerja di lemari asam. Ikuti selalu petunjuk pada label kemasan dan Safety Data Sheet resmi.