Ethyltripropylammonium Iodide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian material kuantum titik koloid (Colloidal Quantum Dot atau QD). Bahan ini berperan sebagai reaktan penting dalam sintesis QD, terutama dalam proses pembentukan titik kuantum berbasis logam seperti selenium atau tellurium. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk mengontrol ukuran dan sifat optik dari titik kuantum, yang sangat krusial dalam pengembangan perangkat optoelektronik dan sensor.
Ethyltripropylammonium Iodide memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang sesuai untuk reaksi kimia kompleks. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencampuran dan reaksi dalam skala laboratorium. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku utama dalam sintesis QD yang membutuhkan presisi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian material elektronik dan optik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk memperluas pengetahuan dan pengembangan teknologi baru. Ketersediaan produk ini mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang material ilmu pengetahuan.
- Sintesis titik kuantum berbasis logam untuk pengembangan perangkat optoelektronik
- Penelitian karakteristik optik dan elektronik dari material kuantum titik
- Pengujian sifat kimia dan stabilitas senyawa dalam reaksi kimia kompleks
- Pembuatan bahan baku untuk produksi material semikonduktor berbasis kuantum titik
- Penelitian pengembangan sensor dan perangkat optik berbasis kuantum titik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 15066-80-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Electronic Materials > Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung |
Ethyltripropylammonium Iodide harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap harus ditangani dengan hati-hati karena kemungkinan reaktivitas dalam kondisi tertentu. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca, dan harus ditempatkan di area yang sejuk dan kering. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
—
