4-Ethylbenzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Senyawa ini termasuk dalam kategori building blocks, yang berperan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks lainnya. Dalam laboratorium, 4-Ethylbenzaldehyde sering digunakan untuk menghasilkan produk yang memiliki struktur molekuler tertentu, seperti aroma, obat, atau bahan kimia industri. Karena sifatnya yang reaktif dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
4-Ethylbenzaldehyde memiliki struktur molekul yang stabil namun tetap reaktif, sehingga cocok untuk berbagai reaksi seperti reduksi, oksidasi, dan substitusi. Senyawa ini juga memiliki titik didih dan titik leleh yang memungkinkan proses pemanasan dan pendinginan yang terkendali dalam lingkungan laboratorium. Karena kemurniannya yang tinggi dan konsistensi sifat fisik, senyawa ini dipilih untuk memastikan hasil eksperimen yang akurat dan dapat diulang.
Di laboratorium Indonesia, 4-Ethylbenzaldehyde digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan bahan kimia, dan produksi senyawa aroma. Banyak institusi penelitian dan industri lokal memanfaatkan senyawa ini untuk menghasilkan produk yang memenuhi standar kualitas. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan memudahkan penggunaan dalam skala kecil maupun besar, sesuai kebutuhan eksperimen.
- Penelitian sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan bahan kimia industri
- Pembuatan senyawa aroma dan bahan aditif dalam industri makanan dan kosmetik
- Reaksi kimia organik untuk pengembangan obat dan bahan farmasetik
- Eksperimen kimia analitik untuk identifikasi dan karakterisasi senyawa kompleks
- Produksi bahan baku untuk industri bahan kimia dan plastik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4748-78-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Ethylbenzaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan kimia dengan tutup yang kedap udara. Dalam penanganan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bersifat iritatif. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan ventilasi cukup baik saat melakukan eksperimen.
- Poornima dkk. (2025). Synergistic studies on stilbazolium derivative crystal with a 4-ethylbenzaldehyde donor group for nonlinear optical systems. Journal of Materials Science: Materials in Electronics doi:10.1007/s10854-025-14416-8
- Zhang dkk. (2021). Rapid and sensitive detection of 4-ethylbenzaldehyde by a plasmonic nose. Journal of Physics D: Applied Physics doi:10.1088/1361-6463/abf311
- Li dkk. (2026). Herbivore-induced 4-ethylbenzaldehyde enhances maize resistance to Spodoptera frugiperda larvae. BMC Plant Biology doi:10.1186/s12870-026-08604-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
