2-Ethyl-2-methyl-1,3-propanediol adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis, seperti reaksi esterifikasi, hidrolisis, dan reaksi substitusi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam pembuatan senyawa fungsi, polimer, dan produk kimia lainnya yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Karena memiliki dua grup hidroksil (-OH) yang terletak pada atom karbon yang berbeda, senyawa ini memiliki sifat polar dan dapat berinteraksi dengan berbagai reaktan. Daya larutnya yang baik dalam pelarut organik membuatnya sangat cocok untuk reaksi yang membutuhkan pelarut non-air. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa kompleks, pengembangan bahan kimia baru, dan pengujian kualitas produk kimia. Ketersediaannya dan kehandalannya membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan praktisi kimia di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Pembuatan polimer dan bahan kimia berbasis senyawa fungsi
- Pengujian kualitas dan stabilitas senyawa kimia dalam lingkungan tertentu
- Reaksi esterifikasi dan hidrolisis untuk produksi senyawa tertentu
- Pengembangan bahan kimia baru dalam bidang farmasi dan industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 77-84-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari sinar matahari dan udara terbuka. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kebocoran atau kontaminasi.
—
