Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 67515-55-3

4-Fluoro-3-(trifluoromethyl)benzoic Acid TCI F0760

4-Fluoro-3-(trifluoromethyl)benzoic Acid TCI F0760

Identitas Kimia

Nama lain
alpha,alpha,alpha,4-Tetrafluoro-m-toluic Acid
No. CAS
67515-55-3
PubChem
CID 522268·SID 135727002
Rumus molekul
C8H4F4O2
Berat molekul
208.11 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-fluoro-3-(trifluoromethyl)benzoic acid
SMILES
C1=CC(=C(C=C1C(=O)O)C(F)(F)F)F
InChIKey
WZBPZYCJUADXRS-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00061294
Harga reguler Rp 477.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 477.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

4-Fluoro-3-(trifluoromethyl)benzoic Acid adalah asam benzoat terfluorinasi dengan atom fluor pada posisi para dan gugus trifluorometil pada posisi meta terhadap gugus karboksil. Susunan ini menghasilkan salah satu motif aromatik yang paling sering dijumpai dalam senyawa aktif farmasi dan agrokimia modern. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai blok penyusun siap pakai: gugus karboksilnya dapat diaktifkan untuk pembentukan ikatan amida, sementara atom fluor para yang teraktivasi gugus trifluorometil di sebelahnya membuka peluang substitusi nukleofilik aromatik untuk memasang gugus amina atau eter.

Keunggulan yang menjadikannya pilihan populer adalah dua titik reaksi yang saling melengkapi dalam satu molekul. Gugus trifluorometil menarik elektron dengan kuat sehingga mengaktifkan atom fluor tetangganya terhadap serangan nukleofil, sebuah sifat yang dimanfaatkan untuk menambah keragaman struktur tanpa perlu katalis logam. Pada saat yang sama, gugus karboksil tetap tersedia untuk kopling standar. Kedua gugus terfluorinasi tersebut juga menaikkan lipofilisitas dan menghambat oksidasi metabolik pada turunannya, sementara sinyal NMR fluor yang khas mempermudah pemantauan reaksi.

Di Indonesia, bahan ini dicari oleh laboratorium kimia medisinal, kelompok riset sintesis organik di perguruan tinggi, serta unit pengembangan bahan antara. Kemasan satu dan lima gram cocok untuk pekerjaan skala milimol, penjajakan rute sintesis, dan penyiapan seri senyawa pembanding dalam jumlah terbatas.

Brosur TCI (PDF)

  • Kopling amida: gugus karboksil bereaksi dengan amina menggunakan reagen aktivasi umum untuk menghasilkan amida terfluorinasi dalam pustaka senyawa uji.
  • Substitusi nukleofilik aromatik: atom fluor para yang teraktivasi dapat digantikan amina atau alkoksida guna menambah keragaman struktur secara cepat.
  • Sintesis bahan antara farmasi: motif fluoro-trifluorometilbenzoat banyak muncul pada rancangan molekul yang menuntut stabilitas metabolik dan lipofilisitas terkendali.
  • Pembuatan ester dan klorida asam: konversi gugus karboksil memberi bahan antara yang lebih reaktif untuk tahap asilasi maupun pembentukan cincin berikutnya.
  • Riset agrokimia: gabungan dua substituen fluor dipelajari untuk meningkatkan ketahanan molekul aktif terhadap penguraian di lingkungan aplikasi lapangan.

Merek TCI
Nomor CAS 67515-55-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan kristalin pada suhu ruang; rincian mengikuti sertifikat analisis tiap lot
Penyimpanan simpan sejuk, kering, dalam wadah tertutup rapat

Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari panas, nyala api, serta sinar matahari langsung. Tutup kembali botol segera setelah penimbangan agar padatan tidak menyerap uap air dan menggumpal, terutama di ruang laboratorium yang lembap. Hindari penyimpanan berdampingan dengan basa kuat dan oksidator kuat. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium saat menangani bahan, serta kerjakan penimbangan di lemari asam. Tangani tumpahan dengan penyerap inert dan buang melalui jalur limbah kimia berlabel.

—